Komentar Optimistis The Fed Kalah oleh Naiknya Imbal Hasil | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Komentar Optimistis The Fed Kalah oleh Naiknya Imbal Hasil

Indeks saham gagal menguat hari ini meski seorang presiden bank sentral AS (The Fed) melontarkan komentar yang bernada optimistis. Satu hal yang menjelaskan hari ini: suara dari pasar obligasi ternyata lebih kuat ketimbang nada lembut para pejabat The Fed.

Biasanya, ketika pejabat The Fed terdengar lebih santai soal kebijakan bunga, saham cenderung terangkat karena investor berharap biaya pinjaman lebih murah dan dana lebih mudah mengalir ke aset berisiko. Kali ini yang terjadi sebaliknya. Imbal hasil obligasi yang bergerak naik membuat menyimpan uang di obligasi terasa lebih menarik dibanding di saham. Selain itu, imbal hasil yang lebih tinggi ikut menaikkan biaya utang bagi perusahaan dan membuat perkiraan laba di masa depan dihargai lebih murah oleh pasar hari ini. Dua hal itu menahan langkah saham, sehingga komentar positif dari The Fed tidak cukup untuk mendorong indeks naik.

Yang perlu diperhatikan ke depan adalah tarik-menarik antara dua kekuatan ini. Selama imbal hasil obligasi masih menanjak, tekanan pada saham bisa bertahan meski ada kabar yang terdengar melegakan. Sebaliknya, bila imbal hasil mulai mereda, ruang bagi saham untuk bernapas bisa kembali terbuka. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada data serta pernyataan berikutnya, jadi yang layak dipantau bukan satu komentar saja, melainkan ke mana imbal hasil obligasi bergerak setelah ini.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.