Keyakinan di NFT Belum Padam, tapi Tiga Platform Besar Justru Merapikan Layanannya
Dua akun di X kembali menyuarakan keyakinan terhadap NFT pada Jumat, 23 Oktober, tepat ketika tiga marketplace besar sepanjang tahun ini justru merapikan—bukan memperluas—layanan NFT mereka. Satu akun bertanya apakah orang masih percaya pada NFT, dan satu akun lain menjawab masih percaya. Keduanya pendapat pribadi, bukan ukuran permintaan kolektor secara luas, jadi lebih tepat dibaca sebagai suara individu ketimbang sinyal pasar.
Yang lebih bisa diraba justru langkah para platformnya. Nifty Gateway resmi tutup pada 23 April. Sebelumnya, Gemini sempat mengumumkan pada 23 Januari rencana menutup platform itu pada 23 Februari. Bantuan penarikan dan alat penarikan massal tetap tersedia, dan metadata serta gambar NFT dijanjikan disimpan tanpa batas waktu. Gemini menyebut langkah ini sebagai cara memusatkan diri pada aplikasi serba-bisa ("one-stop super app"), dengan dukungan NFT dilanjutkan lewat Gemini Wallet.
Binance menempuh jalan serupa: pengelolaan NFT dipindahkan dari Binance Exchange ke Binance Wallet. Pemegang diberi waktu sampai 3 Juli untuk memindahkan NFT yang bisa ditransfer ke Binance Wallet atau dompet lain yang kompatibel; NFT yang tertinggal di bursa setelah tanggal itu tidak lagi bisa diakses. Magic Eden sendiri menghentikan dukungan marketplace untuk Bitcoin dan jaringan berbasis EVM pada 9 Maret, sementara Solana Marketplace, Packs, dan Lucky Buy tetap berjalan. Layanan Bitcoin yang tersisa, termasuk API-nya, berhenti pada 27 Maret.
Benang merahnya satu: alih-alih mempertahankan pasar NFT yang berdiri sendiri, platform-platform ini memilih memusatkan NFT ke dalam dompet atau aplikasi yang lebih luas. Ini penting bukan karena harga—tidak ada angka harga di sini—melainkan karena akses. Ketika sebuah layanan menutup pintu lama dan memindahkan NFT ke dompet, beban berpindah ke pemegangnya: kalau tenggat transfer terlewat, aset bisa benar-benar tak terjangkau. Jadi perubahan "tempat" NFT bisa berujung pada hilangnya akses, bukan sekadar berpindah menu.
Apa yang bisa mengubah gambaran ke depan? Dua suara di media sosial tidak memberi tahu arah permintaan; yang lebih bermakna untuk diamati adalah apakah platform lain ikut menutup atau justru menambah layanan NFT, dan seberapa banyak pemegang yang benar-benar memindahkan asetnya sebelum tenggat. Selama platform condong ke dompet dan super app, ruang untuk marketplace NFT yang berdiri sendiri terlihat menyempit—tapi ini soal strategi bisnis platform, bukan vonis atas nilai NFT itu sendiri.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
