Kekhawatiran Stablecoin Gerus Kredit Bank, Regulator AS Pertahankan Larangan Bunga | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Kekhawatiran Stablecoin Gerus Kredit Bank, Regulator AS Pertahankan Larangan Bunga

Sebuah kelompok bank komunitas di Amerika Serikat memperkirakan bahwa jika stablecoin pembayaran dipakai secara luas, penyaluran kredit oleh bank komunitas bisa berkurang setidaknya $850 miliar. Angka itu muncul tepat saat regulator perbankan AS menerbitkan aturan final yang mempertahankan larangan pembayaran bunga atas stablecoin.

Satu hal yang penting dipahami dari awal: angka $850 miliar itu adalah perkiraan skenario, bukan kredit yang benar-benar sudah hilang. Itu proyeksi tentang apa yang *bisa* terjadi seandainya stablecoin pembayaran menjadi lazim dipakai, bukan catatan kerugian yang sudah terjadi.

Kenapa sebuah token digital bisa dikaitkan dengan kemampuan bank menyalurkan kredit? Mekanismenya sederhana kalau ditarik ke akarnya. Bank memberi pinjaman sebagian besar dari uang yang mengendap di rekening nasabah. Semakin banyak simpanan, semakin besar dana yang bisa diputar jadi kredit. Kalau masyarakat memindahkan uangnya dari rekening bank ke stablecoin, dana yang tersedia untuk dipinjamkan ikut menyusut. Di sinilah letak kekhawatirannya: bukan soal token itu sendiri, melainkan ke mana uang nasabah berpindah.

Di sinilah urusan bunga menjadi kunci. Jika penerbit stablecoin boleh memberi imbal hasil kepada pemegangnya, daya tariknya naik dibanding menaruh uang di bank — dan perpindahan dana jadi lebih mungkin. Karena itu, kantor regulator perbankan (Office of the Comptroller of the Currency atau OCC) pada 21 Oktober menerbitkan aturan final yang tetap melarang penerbit stablecoin pembayaran membayar bunga atau imbal hasil semata-mata karena nasabah memegang, memakai, atau menyimpan token tersebut. Aturan itu mulai berlaku 18 Januari 2027.

Aturannya tidak sepenuhnya kaku. OCC mencabut satu anggapan otomatis bahwa pengaturan tertentu antara penerbit dan afiliasinya atau pihak ketiga melanggar aturan; kini setiap kasus akan dinilai satu per satu. Program hadiah yang sudah berjalan pun tidak otomatis disetujui, dan OCC tetap berwenang menindak pengaturan yang dianggap akal-akalan untuk menghindari larangan. Aturan ini menjangkau penerbit stablecoin pembayaran yang diawasi OCC serta sebagian kegiatan kustodi, sementara penerbit asing yang ingin menerbitkan di AS harus memenuhi penilaian kesetaraan regulasi dan mendaftar ke OCC.

Satu rincian teknis menegaskan batas aturan ini: simpanan bank, termasuk yang dicatat di buku besar terdistribusi, tidak termasuk dalam definisi stablecoin pembayaran. Artinya deposit yang ditokenisasi tetap dihitung sebagai simpanan bank, tunduk pada aturan perbankan biasa, dan berada di luar larangan bunga — sehingga bank boleh terus membayar bunga atasnya.

Soal seberapa besar dampaknya ke kredit, gambarannya justru belum bulat. Dalam studi April lalu, Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih memperkirakan larangan penuh atas imbal hasil stablecoin hanya akan menambah penyaluran kredit bank sekitar $2,1 miliar, atau 0,02%. Di bawah beberapa asumsi ekstrem, tambahannya bisa mencapai sekitar $531 miliar, atau 4,4%. Yang perlu dicatat, perkiraan-perkiraan ini memakai model dan asumsi yang berbeda, sehingga angka-angka utamanya tidak bisa langsung dibandingkan satu sama lain. Jarak antara perkiraan pemangkasan $850 miliar dan tambahan yang jauh lebih kecil dalam skenario moderat itu sendiri sudah menunjukkan betapa besarnya ketidakpastian di sini.

Yang akan menentukan arah ceritanya adalah hal-hal yang masih bergerak: seberapa luas stablecoin pembayaran benar-benar dipakai, bagaimana OCC menilai pengaturan imbal hasil kasus per kasus, dan kapan agensi itu mulai menerima permohonan dari perusahaan nonbank yang ingin mendapat kualifikasi federal — sesuatu yang akan diumumkan terpisah. Dengan aturan baru berlaku di 2027, ini adalah kerangka yang baru mulai diuji, bukan dampak yang sudah terbaca di angka hari ini.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.