Kalender Siklus Kripto Masuk Zona Dasar, Tapi Buktinya Belum Lengkap | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Kalender Siklus Kripto Masuk Zona Dasar, Tapi Buktinya Belum Lengkap

Total nilai pasar kripto kini memasuki rentang waktu yang secara historis sering bertepatan dengan titik terendah sebuah siklus — tetapi tanda-tanda yang biasanya menyertai sebuah dasar pasar belum muncul lengkap, dan justru di situlah inti ceritanya.

Dari sisi jadwal, posisinya memang pas. Pasar sekarang berada 11,9 bulan setelah puncak siklus, dan pada tiga siklus sebelumnya yang sudah tuntas, titik terendah selalu jatuh di rentang 11 sampai 13 bulan setelah puncak. Titik terendah siklus ini sendiri sebenarnya sudah tercatat pada Juli, 8,8 bulan setelah puncak, dan sejak saat itu total nilai pasar sudah memantul naik 44%. Masalahnya, jadwal saja tidak membuktikan bahwa titik Juli itu benar-benar dasar siklus. Kalau harga sampai turun menembus level Juli, perhitungan kalender historis itu kembali relevan dan pertanyaannya terbuka lagi.

Yang bikin gambaran ini belum pasti adalah soal rasa menyerah. Dasar pasar biasanya lahir dari kepanikan: orang menjual rugi besar-besaran sampai hampir tak ada lagi yang mau menjual, dan dari titik lelah itulah pemulihan dimulai. Kali ini kerugian yang ditanggung pemegang Bitcoin belum sedalam dasar-dasar sebelumnya. Salah satu alat untuk mengukurnya adalah NUPL, yaitu ukuran apakah secara keseluruhan para pemegang sedang untung atau rugi di atas kertas — angka positif berarti rata-rata masih untung, angka negatif berarti rata-rata sedang nyangkut rugi. Siklus ini NUPL hanya turun sampai 0,09, jadi masih tipis di wilayah untung. Bandingkan dengan dasar 2018 yang menyentuh minus 0,43 dan dasar 2022 di minus 0,31, ketika pemegang benar-benar babak belur. Dengan kata lain, tekanan dan rasa menyerah yang biasanya menandai sebuah dasar belum terlihat sekuat dulu.

Sinyal tren juga menyala lebih cepat dari biasanya. Yang disebut golden cross — saat rata-rata harga 50 hari naik melewati rata-rata harga 200 hari, dan sering dibaca sebagai tanda arah membaik — kali ini muncul hanya 2,3 bulan setelah titik terendah Juli. Bitcoin pun kembali bertengger di atas rata-rata harga 50 minggunya dalam waktu kurang dari tiga bulan, lebih cepat dibanding siklus-siklus terdahulu.

Kecepatan itu bisa dibaca dua arah, dan di sinilah ketidakpastiannya. Bisa jadi siklus kali ini memang lebih padat dan bergerak lebih ringkas dari dulu, sehingga wajar kalau semua sinyal datang lebih awal. Tapi bisa juga sinyal-sinyal itu jadi kurang bisa diandalkan, karena ukuran-ukuran ini disusun berdasarkan siklus lama yang temponya lebih lambat — sehingga perlu dibaca ulang, bukan ditelan mentah. Yang paling layak diawasi tetap sederhana: selama harga bertahan di atas titik terendah Juli, cerita "sudah lewat dasar" masih hidup; begitu level itu jebol, kalender historis dan keraguan soal dasar langsung kembali ke meja.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.