Jerman Siapkan Aturan Pajak Baru untuk Kripto yang Dibeli Setelah 2026 | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Jerman Siapkan Aturan Pajak Baru untuk Kripto yang Dibeli Setelah 2026

Jerman tengah menyiapkan rancangan undang-undang yang akan mengenakan pajak atas keuntungan penjualan kripto untuk aset yang dibeli setelah 31 Desember 2026. Yang menarik dari langkah ini bukan sekadar ada pajak baru, melainkan garis batas waktunya: apa yang kamu beli sebelum tanggal itu diperlakukan berbeda dengan apa yang kamu beli sesudahnya.

Selama ini Jerman memberi keringanan yang cukup dikenal di kalangan pemegang kripto. Kalau sebuah aset ditahan lebih dari 12 bulan, keuntungan dari penjualannya bebas pajak. Aturan itu tidak dihapus begitu saja. Kripto yang sudah dimiliki sebelum akhir 2026 tetap mengikuti rezim lama, jadi keringanan 12 bulan itu masih berlaku untuk mereka. Yang berubah hanya untuk pembelian baru mulai 2027 ke depan.

Cara memisahkan aset lama dan baru seperti ini penting dipahami karena efeknya bertahap, bukan mendadak. Tidak ada perubahan yang langsung memukul semua pemegang kripto di Jerman pada hari aturan berlaku; dampaknya menumpuk pelan-pelan seiring makin banyak aset yang masuk kategori 'dibeli setelah batas waktu'. Perubahan pajak di satu negara besar juga sering diperhatikan pelaku pasar karena bisa menggeser cara orang menahan atau melepas aset, dan Eropa termasuk pasar yang diamati.

Yang perlu dicatat, ini masih berupa rancangan. Isi finalnya, kapan disahkan, dan detail penerapannya bisa berubah dalam proses legislasi, jadi gambaran hari ini belum tentu sama dengan bentuk akhirnya. Arah pasar sendiri tetap bergantung pada banyak faktor lain, bukan satu berita ini saja.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.