Jepang Jajaki Bayar Refund Pajak Turis Lewat Stablecoin
Jepang sedang menimbang cara baru mengembalikan pajak belanja kepada turis asing: lewat stablecoin, bukan tunai atau kartu seperti biasa. Idenya sederhana tapi menarik — uang digital yang biasa diasosiasikan dengan dunia kripto dipakai untuk urusan yang sangat membumi, yaitu antre refund di konter bandara.
Perlu dijelaskan dulu apa itu stablecoin, karena di sinilah letak logikanya. Kripto pada umumnya harganya naik-turun tajam, jadi tak cocok untuk membayar hal yang nilainya harus pasti. Stablecoin dibuat berbeda: nilainya dipatok mengikuti mata uang biasa, misalnya yen, sehingga satu token kira-kira selalu setara dengan nilai yang sama. Karena stabil itulah ia bisa dipakai untuk membayar refund — turis menerima angka yang jelas, bukan nominal yang bisa menyusut besok.
Yang membuat kabar ini bukan sekadar wacana kosong adalah titik mulanya sudah ada. JPYC bersama Japan Tax-Free mulai menjajaki refund berbasis stablecoin sejak Maret, jadi diskusi terbaru ini berpijak pada rintisan yang sudah berjalan di sisi swasta, bukan gagasan dari nol.
Tetap perlu dicatat bahwa ini masih tahap pertimbangan, bukan aturan yang sudah jadi. Belum ada keputusan resmi, dan jalannya bisa berubah tergantung regulasi serta kesiapan teknis. Yang layak diikuti ke depan adalah apakah pembahasan ini naik menjadi kebijakan konkret — sinyal itu akan jadi penanda seberapa serius stablecoin mulai masuk ke transaksi sehari-hari di Jepang.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
