Jaminan Ala Bank Bisa Melonjakkan Minat Warga AS Pakai Stablecoin
Minat warga Amerika Serikat untuk memakai stablecoin melompat dari 36% menjadi 56% begitu mereka dijanjikan perlindungan setara bank — perlindungan terhadap penipuan dan penjaminan atas dana yang tersimpan. Angka itu berasal dari studi yang dilakukan Visa, yang menyurvei 2.192 orang dewasa di AS dan mengumpulkan lebih dari 45.000 tanggapan di 20 pasar berbeda.
Inti temuannya sederhana: yang menahan banyak orang bukan teknologinya, melainkan rasa aman. Stablecoin adalah aset kripto yang nilainya dipatok agar stabil, biasanya menempel ke satu mata uang seperti dolar. Tetapi berbeda dengan uang di rekening bank, dana semacam ini selama ini tidak otomatis punya jaring pengaman kalau terjadi penipuan atau kalau pihak yang menyimpannya bermasalah. Di situlah keraguan muncul.
Begitu skenario survei menambahkan dua hal yang sudah biasa dinikmati nasabah bank — uang bisa dikembalikan bila kena tipu, dan simpanan dijamin sampai batas tertentu — porsi orang yang bersedia memakai stablecoin naik hampir 20 poin. Mekanismenya masuk akal: orang lebih berani menaruh uang di suatu tempat ketika mereka tahu ada yang menanggung risiko jika sesuatu salah. Rasa aman itulah yang selama ini membedakan uang di bank dari uang di dompet digital, dan studi ini menunjukkan bahwa menutup jarak tersebut bisa mengubah perilaku.
Yang perlu diingat, ini masih skenario hipotetis. Jaminan seperti itu belum tentu hadir, dan mewujudkannya menyangkut aturan main serta pengawasan yang belum tuntas. Jadi lonjakan minat di atas kertas belum tentu langsung menjadi lonjakan pemakaian di dunia nyata. Yang menarik untuk dipantau ke depan adalah apakah regulator dan penerbit stablecoin benar-benar bergerak ke arah perlindungan semacam itu — karena di situlah kunci yang, menurut survei ini, paling menentukan seberapa jauh orang mau melangkah.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
