Investor Kripto Nilai Pasar Kemungkinan Sudah Capai Dasar pada Juli
Seorang partner di perusahaan investasi Variant Fund menilai pasar kripto kemungkinan sudah menyentuh titik terendahnya di suatu momen pada Juli lalu — pandangan yang ia sertai dengan peta tentang jenis proyek mana yang bisa diuntungkan jika babak kenaikan harga memang baru dimulai.
Titik dasar itu, menurutnya, sempat terlihat dekat pada awal Juli, saat Bitcoin diperdagangkan di sekitar $59.000, Ether di $1.600, dan ZEC di $420. Pertanyaan yang ia anggap lebih penting bukan sekadar apakah harga sudah naik, melainkan apakah kenaikan ini akan berlanjut menjadi tren naik yang bertahan atau justru berhenti sebagai awal yang palsu.
Inti gagasannya sederhana: ketika modal baru kembali masuk ke pasar, uang itu tidak menyebar merata. Ia memperkirakan dana cenderung mengalir ke dua jenis protokol — yang dipandang sebagai penyimpan nilai (store of value) dan yang benar-benar menghasilkan pendapatan.
Di kelompok pertama, ia menempatkan Bitcoin sebagai penyimpan nilai digital utama. Aset pesaing, katanya, akan dinilai sebagian lewat perbandingan nilai pasarnya terhadap Bitcoin dan bagaimana rasio itu bergerak dari waktu ke waktu. Logikanya: kalau sebuah aset ingin disebut "emas digital" berikutnya, ukuran yang paling jujur adalah seberapa besar ia dibanding Bitcoin, dan apakah jaraknya menyempit atau justru melebar.
Kelompok kedua adalah proyek yang punya pemasukan nyata. Di sini ia membedakan sumber pendapatannya: ada yang lahir dari aktivitas asli kripto, seperti Pump, dan ada yang meniru aktivitas keuangan tradisional, seperti Hyperliquid. Yang jadi penyaring, menurutnya, bukan sekadar besarnya pendapatan, tetapi apakah pemasukan itu tetap mengalir saat pasar sedang lesu, dan seberapa sehat margin keuntungannya. Pendapatan yang hanya muncul saat euforia gampang menguap begitu suasana berbalik.
Beberapa tema lain disebut berpotensi menarik perhatian: proyek yang terhubung dengan aset dunia nyata (real-world assets), pertumbuhan stablecoin, serta yang punya peluang menggaet pengguna institusional. Ia juga menyinggung faktor kepemimpinan — pendiri yang tetap bertahan memimpin proyeknya setelah melewati masa pasar beruang dianggap bisa menopang penilaian yang lebih tinggi.
Kategori ketiga agak berbeda. Ini proyek onchain yang bisa dibandingkan dengan bisnis di luar kripto, dan sebagian besar ia gambarkan lebih sebagai perdagangan bertema (narrative-driven) ketimbang investasi jangka panjang. Temanya berkisar di seputar kecerdasan buatan: routing, inferensi, komputasi, pengumpulan data, hingga antarmuka. Ia sendiri mempertanyakan apakah banyak dari kegunaan itu benar-benar membutuhkan blockchain.
Di sinilah ia menaruh satu penanda yang menarik. Justru kalau proyek-proyek onchain berbau AI ini melonjak jauh melampaui yang lain, ia akan membacanya sebagai kemungkinan sinyal bahwa pasar sedang mendekati puncak — bukan dasar. Alasannya cukup masuk akal: ketika uang berlari paling kencang ke aset yang paling spekulatif dan paling tipis dasarnya, itu sering menjadi tanda euforia sudah berlebihan.
Yang perlu diingat, semua ini tetap sebatas kerangka berpikir, bukan kepastian. Apakah titik terendah pada Juli benar-benar menjadi dasar atau hanya jeda sebelum turun lagi baru akan terjawab oleh ke mana modal mengalir dan bagaimana data bergerak ke depan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
