Interpol Bongkar Jaringan Pencucian Uang Kripto di Afrika, 1.462 Orang Ditangkap | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Interpol Bongkar Jaringan Pencucian Uang Kripto di Afrika, 1.462 Orang Ditangkap

Interpol membongkar sejumlah jaringan pencucian uang berbasis kripto di Afrika lewat kampanye bernama Operasi Serengeti III, yang berujung pada 1.462 penangkapan dan pemulihan dana lebih dari 105 juta dolar. Operasi internasional ini disebut menandai babak baru dalam penindakan kejahatan siber di benua tersebut.

Intinya satu: aset kripto kembali jadi sorotan bukan karena pergerakan harga, melainkan karena penegakan hukum. Nilainya besar dan jumlah tersangkanya banyak, sehingga kabar seperti ini biasanya ikut membentuk cara publik dan regulator memandang pasar kripto secara keseluruhan.

Mengapa penindakan semacam ini bisa menyentuh sentimen pasar? Karena kripto gampang dipindahkan lintas negara dan sulit dilacak, jaringan kejahatan kerap memakainya untuk menyamarkan asal uang. Ketika aparat berhasil membongkar dan menyita dana dalam skala besar, dua hal terjadi sekaligus: di satu sisi memperlihatkan bahwa jejak transaksi tetap bisa diurai, di sisi lain mempertegas kesan bahwa ruang kripto masih dekat dengan aktivitas ilegal. Kesan itulah yang bisa memengaruhi minat sebagian investor, dan belakangan juga menambah tekanan agar pengawasan diperketat.

Yang perlu dicatat, kabar penindakan tunggal jarang langsung menggerakkan harga secara permanen. Arah pasar tetap bergantung pada hal lain seperti aliran dana, kebijakan, dan selera risiko. Yang layak diperhatikan ke depan adalah apakah operasi seperti ini diikuti aturan baru soal pengawasan transaksi kripto, karena di situlah dampaknya ke pasar biasanya lebih terasa ketimbang dari berita penangkapan itu sendiri.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.