Inggris Tempatkan Kripto sebagai Prioritas Ketiga Kejahatan Ekonomi | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Inggris Tempatkan Kripto sebagai Prioritas Ketiga Kejahatan Ekonomi

Badan penegak hukum utama Inggris untuk kejahatan serius, National Crime Agency (NCA), resmi menempatkan aset kripto sebagai prioritas ketiga dalam daftar kejahatan ekonominya. Bersama otoritas pengawas jasa keuangan setempat, NCA merilis sembilan prioritas sistem kejahatan ekonomi pada Juli 2025, dan kripto duduk di urutan tiga — hanya kalah dari para "pemulus" profesional seperti pengacara dan akuntan yang korup, serta individu berposisi politik penting.

Inti ceritanya bukan sekadar peringkat itu, melainkan niat NCA untuk berhenti menunggu. Sampai sekarang, sebagian besar lembaga penegak hukum di dunia bergantung pada laporan dari bursa kripto dan perusahaan analitik blockchain untuk menunjuk aliran dana yang mencurigakan. Artinya mereka bergerak setelah ada laporan masuk. NCA ingin membalik urutan itu: membangun kemampuan intelijennya sendiri supaya bisa mencari dan menentukan target secara aktif, bukan menunggu petunjuk dari luar. Perbedaan ini penting karena mengubah kripto dari sesuatu yang diawasi sesekali menjadi sesuatu yang diburu secara terencana.

Dalam penilaian strategisnya untuk 2026, NCA menyoroti apa yang disebutnya penggunaan produk kripto secara "inovatif" oleh pelaku kriminal untuk mengelabui pengawasan dan memindahkan dana gelap dalam jumlah besar. Fokusnya menyentuh pengelakan sanksi dan transaksi keuangan yang berkaitan dengan ransomware, di samping pencucian uang biasa.

Arahnya sudah terlihat lewat Operation Destabilise, penyelidikan yang berjalan sejak 2022 dan membidik jaringan pencucian uang tunai ke kripto yang terkait dengan kelompok kejahatan terorganisir berbahasa Rusia. Operasi ini telah menghasilkan 129 penangkapan dan penyitaan lebih dari £25 juta dalam bentuk uang tunai dan aset kripto.

Untuk menakar skalanya: NCA memperkirakan lebih dari £100 miliar dicuci melalui Inggris setiap tahun. Berapa persis porsi kripto dari angka itu tidak dirinci, tapi kenaikannya ke prioritas nomor tiga menandakan lembaga ini melihat perannya makin besar. NCA juga tidak menyebut token atau protokol tertentu, yang mengisyaratkan mereka memandang masalah ini menyeluruh di seluruh ekosistem, bukan terpusat di satu sudut saja.

Bagi pelaku pasar, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai perubahan iklim pengawasan ketimbang peristiwa harga. Tekanan penegakan yang lebih agresif di salah satu pusat keuangan dunia bisa memengaruhi sentimen dan cara pelaku industri kripto beroperasi di sana. Namun seberapa jauh dampaknya masih terbuka: rincian porsi kripto belum diberikan, tidak ada aset yang disebut spesifik, dan wujud nyatanya bergantung pada seberapa konsisten NCA menjalankan niat memburu targetnya sendiri. Yang perlu diperhatikan ke depan adalah langkah lanjutan operasi seperti Destabilise dan apakah pendekatan intelijen mandiri ini benar-benar berjalan.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.