Industri Kripto Minta Aturan Longgar, Sementara Dana Curian Belum Bisa Dilacak
Pencurian aset kripto makin besar dan makin sering, sementara sebagian pelaku industri justru meminta aturan dibuat lebih longgar. Persoalan intinya: kripto sangat cepat memindahkan uang, tapi belum jelas siapa yang bisa menghentikan dana curian atau mengembalikannya.
Pencurian paling besar menimpa Binance, bursa kripto terbesar di dunia, dengan nilai rekor 6,3 miliar dolar AS. FBI menyebut pelakunya termasuk kelompok peretas TraderTraitor, yang menurut FBI merupakan bagian dari kelompok peretas milik Korea Utara. Pelaku mengubah aset curian menjadi aset lain dan memindahkannya lewat layanan pencucian uang. Binance menyatakan aktivitasnya sudah kembali normal dan 95% token yang terdampak sudah diganti memakai cadangan sendiri serta sumber daya lain. Pengguna Binance memang terlindung dari kerugian langsung, tapi dana hasil curian dan jaringan yang dipakai memindahkannya sebagian besar belum tersentuh.
Beberapa hari setelahnya, insiden lain menyusul. Pada Minggu (1/11), alat pembayaran bitcoin BTCPay Server meminta penggunanya mematikan server mereka setelah muncul kabar serangan. Pada Senin (2/11), perusahaan aset digital Mercado Bitcoin diretas dengan kerugian 40 juta dolar AS. Pada Selasa (3/11), serangkaian transfer yang diduga memakai bursa Kraken menyebabkan kerugian lebih dari 130 juta dolar AS dari sebuah institusi di Eropa. Institusinya belum diidentifikasi, tetapi catatan blockchain publik menunjukkan satu operator berada di balik lebih dari selusin penarikan.
Banyak orang mengira kripto mudah dilacak karena catatan transaksinya tersimpan permanen dan bisa dilihat siapa saja. Namun melihat transaksi tidak sama dengan tahu siapa pemilik dompetnya, apalagi mengambil kembali uangnya. Begitu dana dibagi ke banyak dompet, ditukar ke token lain, lalu dikirim lewat jaringan berbeda, penyelidik harus menyusun ulang jaringan transaksi yang terus melebar. Melacak dan menindak juga dua hal berbeda. Penyelidik bisa menemukan dompet yang mencurigakan tanpa punya wewenang atau kemampuan teknis untuk membekukan isinya.
Layanan pencampur (mixer) membuat jejak itu makin kabur karena menggabungkan atau menyamarkan arus dana. Ada alasan sah untuk privasi keuangan, misalnya melindungi transaksi bisnis atau orang yang berada di bawah pengawasan, dan tidak semua transaksi lewat mixer itu kejahatan. Namun fungsi yang sama bisa menyulitkan penyelidikan pemerasan siber, penghindaran sanksi, dan pencurian kripto. Pemulihan aset juga bergantung pada kerja sama bursa, penerbit token, dan otoritas di berbagai negara. Makin terpecah dananya, makin sulit koordinasinya.
Di sisi regulasi, Circle pada 20 Oktober mengirim masukan ke SEC, Komisi Sekuritas dan Bursa AS, yang dipublikasikan pada 28 Oktober. Circle meminta SEC tetap netral terhadap teknologi dalam usulan kerangka Regulation Crypto Assets, serta memperjelas perlakuan terhadap jaringan tanpa izin. Menurut Circle, validator yang bisa dikenali di jaringannya justru menambah keamanan dan akuntabilitas, tanpa menghilangkan keunggulan akses terbuka.
Ketua CFTC, Michael Selig, memakai insiden Binance untuk mendorong pengawasan federal terhadap bursa kripto luar negeri. Sementara itu, SEC pada September memberi pengecualian sementara dan bersyarat kepada tempat perdagangan berizin tertentu untuk memperdagangkan sekuritas berbentuk token. Pola ini menunjukkan keterbukaan terhadap inovasi, tapi dengan batasan tentang siapa yang boleh ikut dan bagaimana pasarnya diatur. Kraken juga sudah disetujui dan memegang akun terbatas dengan akses ke sistem Federal Reserve AS, tanda bahwa aset digital makin dekat ke sistem keuangan tradisional.
Pengamat melihat tekanan yang sama dari berbagai arah: kemampuan memantau transaksi, membekukan aset, melaporkan insiden dengan cepat, dan berkoordinasi antarjaringan. Binance mampu menutup kerugian dengan cadangannya sendiri, tapi bursa kecil belum tentu bisa melakukan hal serupa.
Arah aturan belum pasti dan bergantung pada banyak hal. Yang layak diperhatikan adalah apakah institusi di Eropa itu teridentifikasi, apakah dana curian berhasil dibekukan atau dipulihkan, dan apakah regulator menerima usulan pelonggaran atau memilih pengawasan yang lebih ketat. Kabar tentang pemulihan dana serta keputusan SEC dan CFTC menjadi penanda yang perlu diikuti.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
