Induk Kraken Siapkan Pasar Perpetual Onchain Berizin Pertama untuk Trader AS
Payward, perusahaan induk bursa kripto Kraken, mengumumkan pada 16 September rencana membuka pasar kontrak berjangka perpetual "onchain" pertama yang berizin untuk klien di Amerika Serikat, memakai protokol perdagangan terdesentralisasi Hyperliquid. Rencana ini belum berjalan: seluruhnya masih bergantung pada persetujuan regulator.
Inti kabarnya sederhana, meski istilahnya terdengar rumit — ada upaya menjembatani dunia perdagangan kripto yang selama ini berjalan di luar aturan resmi AS dengan kerangka hukum yang diawasi pemerintah. Kontrak berjangka perpetual, atau sering disebut "perp", pada dasarnya adalah cara bertaruh pada arah naik-turun harga tanpa punya tanggal jatuh tempo seperti kontrak berjangka biasa. Produk ini sudah ramai diperdagangkan di luar AS sejak 2016, dengan volume global menembus 85 triliun dolar AS sepanjang 2025. Namun trader di AS praktis tak bisa ikut, karena terhalang pembatasan dari sisi aturan.
Yang membuat rencana ini beda adalah cara kerjanya. Transaksi tetap berjalan di blockchain publik Hyperliquid dan memakai buku order onchain-nya untuk mencocokkan serta mencatat setiap perdagangan — jadi mesin di baliknya tetap terbuka dan terdesentralisasi. Tetapi sisi kepatuhan dibungkus oleh entitas berizin. Bitnomial Exchange, sebuah bursa yang diawasi regulator komoditas AS (CFTC), akan bertindak sebagai penggelar dan administrator pasar. Bitnomial Clearinghouse, yang diakuisisi Payward tahun ini, akan meng-kliring dan menyelesaikan kontraknya, sementara Ninjatrader Clearing memegang rekening klien. Akses pun dibatasi: hanya klien yang lolos proses pendaftaran dan masuk daftar yang disetujui kedua pihak yang bisa ikut berdagang. Pasar akan dimulai dari lapisan HIP-3 milik Hyperliquid, pasar perpetual permissioned pertama yang digelar oleh pihak pembangun di protokol itu.
Menurut manajemen Payward, seorang klien AS nantinya membuka rekening berjangka lewat broker terdaftar mereka, lalu berdagang kontrak baru ini di Hyperliquid, dengan kliring melalui lembaga yang sama yang selama ini sudah menopang kontrak perpetual kripto mereka untuk klien AS. Salah satu petinggi perusahaan menyoroti bahwa di antara banyak tempat yang menjalankan perpetual di Hyperliquid, satu venue menguasai 98 persen open interest, dan belum ada bursa atau lembaga kliring terdaftar AS yang menggelar pasar di sana — celah yang ingin mereka isi lebih dulu, sekaligus memikul kewajiban regulasinya.
Sebagai gambaran skala, Hyperliquid yang diluncurkan pada 2023 mencatat lebih dari 200 miliar dolar AS volume perdagangan dalam 30 hari terakhir. Payward menyebut Hyperliquid sebagai protokol pertama yang akan mereka pakai untuk klien AS, dengan rencana memperluas produk lain menyusul.
Yang perlu dipegang pembaca: ini masih rencana, bukan produk yang sudah bisa dipakai. Jika regulator memberi restu pada 2026, kontrak perpetual onchain baru itu akan dicatatkan di bawah aturan Bitnomial Exchange. Jika tidak, langkahnya bisa tertunda atau berubah bentuk. Kabar yang layak diikuti adalah keputusan regulator itu sendiri, karena di situlah letak apakah rencana ini benar-benar terwujud atau tidak.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
