Indeks di Dekat Rekor, Tapi Sedikit Saham yang Menemani
S&P 500 masih berada kurang dari setengah persen di bawah rekor tertingginya yang dibuat pada 13 Agustus, jadi dari angka indeksnya saja pasar terlihat nyaris sekuat-kuatnya. Tapi ada satu hal yang janggal di baliknya: saat ini lebih banyak saham anggota indeks yang menyentuh titik terendah dalam 52 minggu terakhir dibanding yang menyentuh titik tertinggi. Dengan kata lain, indeksnya di dekat puncak, tapi hanya sedikit saham yang benar-benar ikut naik ke sana.
Kenapa dua hal ini bisa berbeda? Karena S&P 500 bukan rata-rata sederhana dari 500 saham yang setara. Bobotnya condong ke perusahaan-perusahaan terbesar, sehingga kalau segelintir raksasa terus menguat, mereka bisa menyeret angka indeks mendekati rekor meski banyak saham lain justru sedang melemah. Jadi angka di layar bisa bercerita 'pasar kuat', sementara di dalamnya sebagian besar saham sebenarnya sedang loyo. Inilah yang membuat titik tertinggi dan terendah setahun bisa terjadi berbarengan dalam satu indeks yang sama.
Yang membuat kondisi sekarang layak dicatat adalah kelangkaannya. Sejak 1990, baru ada lima hari di mana S&P 500 mencetak titik tertinggi setahun sekaligus punya selisih negatif — artinya saham yang menyentuh dasar setahun lebih banyak daripada yang menyentuh puncak. Kejadian seperti ini menunjukkan kenaikan indeks ditopang oleh pundak yang sempit, bukan oleh dorongan lebar dari banyak saham sekaligus.
Apa yang mesti diperhatikan ke depan adalah apakah 'rombongannya' melebar atau justru menyempit. Kalau makin banyak saham ikut menguat dan jumlah yang menyentuh titik tertinggi mulai melampaui yang menyentuh terendah, itu tanda tenaganya menyebar lebih sehat. Sebaliknya, kalau indeks tetap bertahan di dekat rekor sementara makin banyak saham terus jatuh ke titik terendah, ketimpangan itu justru makin lebar. Arahnya belum bisa dipastikan dan akan bergantung pada data yang keluar, tapi selisih jumlah saham di titik tertinggi dan terendah adalah salah satu petunjuk sederhana yang bisa Anda pantau sendiri dari hari ke hari.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
