Imbal Hasil Obligasi AS Sentuh Tertinggi Sejak 2002, Reli Saham Pun Lenyap | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Imbal Hasil Obligasi AS Sentuh Tertinggi Sejak 2002, Reli Saham Pun Lenyap

Imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS bertenor 10 tahun naik lima basis poin ke level tertinggi sejak tahun 2002, dan kenaikan itu saja sudah cukup untuk menghapus penguatan di pasar saham. Kontrak berjangka S&P 500 sempat menanjak hingga 0,7% pagi tadi, ditopang proyeksi cerah dari produsen chip Micron yang menyalakan kembali optimisme seputar tema kecerdasan buatan. Namun seluruh kenaikan itu menguap begitu yield obligasi menembus titik tertinggi beberapa tahun terakhir.

Akar ceritanya ada di harga minyak yang kembali naik. Ketika minyak menguat, biaya energi untuk hampir semua barang ikut terkerek, sehingga kekhawatiran soal inflasi menguat. Inflasi yang lebih tinggi membuat investor melepas obligasi: bunga tetap yang mereka terima dari surat utang terasa makin tidak berharga jika harga-harga terus naik. Aksi jual itu menekan harga obligasi, dan karena imbal hasil bergerak berlawanan arah dengan harga, yield justru melonjak.

Di sinilah pasar saham ikut tertekan. Yield yang lebih tinggi menjadi pesaing bagi saham — obligasi pemerintah yang membayar bunga lebih besar terlihat makin menarik dibanding memegang saham yang berisiko. Selain itu, bunga yang naik membuat laba perusahaan di masa depan bernilai lebih kecil bila dihitung ke hari ini. Efek ini paling terasa pada saham teknologi dan AI, yang harganya banyak bertumpu pada janji keuntungan jauh ke depan. Itu sebabnya kabar baik dari Micron sekalipun tak mampu menahan arah pasar ketika yield bergerak naik.

Arah selanjutnya akan sangat bergantung pada data dan pada ke mana harga minyak bergerak. Jika minyak mereda dan tekanan jual di pasar obligasi berkurang, yield bisa mendingin dan beban terhadap saham ikut berkurang. Sebaliknya, selama minyak terus menanjak dan yield belum menemukan titik berhentinya, tekanan pada saham berpotensi berlanjut. Dua hal yang layak diperhatikan dalam beberapa waktu ke depan adalah pergerakan harga minyak berikutnya dan sampai di level mana imbal hasil obligasi akhirnya berhenti naik.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.