HSBC Luncurkan Stablecoin RedCoin, Bidik 3,3 Juta Pengguna PayMe di Hong Kong
HSBC meluncurkan RedCoin, sebuah stablecoin yang dipatok ke dolar Hong Kong, dan langsung membidik 3,3 juta pengguna layanan pembayaran PayMe sebagai titik awal pemakaiannya. Di tahap pertama, token ini dipakai untuk transfer antarpengguna PayMe dan pembayaran ke merchant.
Yang membuat langkah ini menarik bukan sekadar bank besar masuk ke dunia token, tapi jenis tokennya. Stablecoin adalah token digital yang nilainya sengaja ditempelkan ke satu mata uang — di sini dolar Hong Kong. Karena setiap token ditopang cadangan dalam mata uang itu, harganya dirancang bergerak stabil mengikuti dolar Hong Kong, berbeda dari kripto biasa yang bisa naik-turun tajam dalam sehari. Justru kestabilan itulah yang membuatnya masuk akal untuk bayar-membayar: nilai yang Anda kirim hari ini kurang lebih sama dengan yang diterima, sehingga transfer dan transaksi di merchant tidak terganggu gejolak harga.
Memanfaatkan basis pengguna PayMe yang sudah besar memberi token ini tempat berpijak sejak awal, alih-alih harus membangun pemakai dari nol. Langkah berikutnya yang disebut adalah investasi berbentuk token di dalam aplikasi perbankan HSBC — tapi bagian ini masih berstatus rencana, belum berjalan, jadi wujud dan waktunya adalah hal yang pantas ditunggu sebelum dinilai. Untuk sekarang, cerita yang jelas adalah soal pembayaran sehari-hari, sementara sisi investasinya masih menjadi babak yang belum dibuka.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
