Harga Solar Cetak Rekor, Tekanan ke Inflasi dan Pasar Saham Menguat
Harga solar menembus level tertinggi, dan kenaikannya kini mulai terasa sampai ke pasar saham dan ekonomi secara luas. Inti persoalannya satu: selama harga solar tetap tinggi, ia terus mendorong inflasi naik.
Kenapa satu jenis bahan bakar bisa berdampak sebesar itu? Solar adalah bahan bakar yang menggerakkan truk, mesin, dan jalur distribusi barang. Ketika solar mahal, ongkos mengangkut dan memproduksi hampir semua barang ikut naik. Biaya tambahan itu pada akhirnya menempel di harga jual, sehingga harga-harga secara umum terkerek — dan itulah yang disebut tekanan inflasi. Beban yang sama juga menggerus margin perusahaan dan daya beli konsumen, dua hal yang biasanya ikut membebani pasar saham.
Yang belum pasti adalah berapa lama harga solar bertahan tinggi. Jika mulai mereda, tekanan ke inflasi bisa mengendur; sebaliknya, bila tetap mahal dalam waktu lama, tekanan itu berpotensi terus berlanjut. Arah pergerakan harga solar ke depan menjadi hal yang layak dipantau, karena dari situlah sebagian besar dampak lanjutannya akan ditentukan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
