Harga 'Saham' Anthropic Tembus $2 Triliun, Padahal Sahamnya Belum Ada | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga 'Saham' Anthropic Tembus $2 Triliun, Padahal Sahamnya Belum Ada

Sebuah kontrak bernama ANTHROPIC/USDT sempat menyentuh sekitar $2.120 di sejumlah bursa kripto pada 9 September, dan dari angka itu para trader seolah menempelkan nilai sekitar $2,12 triliun ke Anthropic, perusahaan pembuat Claude. Masalahnya sederhana tapi penting: Anthropic sampai hari ini masih perusahaan tertutup dan belum pernah menjual satu lembar saham pun ke publik. Jadi angka triliunan itu bukan harga saham, melainkan sebuah opini pasar yang dibungkus kontrak taruhan.

Untuk mengerti dari mana $2,12 triliun muncul, perlu tahu cara bursa menghitungnya. Bursa mengambil harga kontrak, lalu mengalikannya dengan asumsi jumlah saham. Binance memakai asumsi 1 miliar lembar, sehingga harga kontrak $2.120 langsung berubah menjadi "nilai perusahaan" sekitar $2,12 triliun. OKX memakai asumsi 10 miliar lembar, jadi harga per unitnya terlihat jauh lebih kecil, tetapi nilai implisit perusahaannya kira-kira sama. Yang perlu digarisbawahi: jumlah lembar itu cuma perkiraan bursa, bukan data resmi dari Anthropic. Binance sendiri menyebut angka ini sekadar informasi dan tidak menjamin apa pun.

Kontrak seperti ANTHROPIC/USDT adalah perpetual, yaitu derivatif untuk bertaruh ke mana harga bergerak. Diselesaikan dalam tether, bukan dalam saham. Binance mencatatkannya pada 2 Juni dengan leverage sampai 20 kali. Artinya, memegang kontrak ini tidak membuat siapa pun jadi pemilik Anthropic, tidak masuk daftar pemegang saham, dan tidak menerima lembar saham saat kontrak selesai. Tickernya memang terlihat mirip kutipan harga saham, tapi tidak ada saham publik di baliknya.

Selisihnya dengan angka "asli" cukup lebar. Valuasi terakhir yang benar-benar dinegosiasikan di pasar privat adalah sekitar $965 miliar, dari pendanaan Seri H senilai $65 miliar yang ditutup 28 Mei. Valuasi itu sendiri naik cepat, dari sekitar $380 miliar pada Februari ke $965 miliar pada Mei, dengan estimasi pendapatan tahunan disebut sekitar $47 miliar saat Seri H, lalu dilaporkan sekitar $65 miliar menjelang akhir Juli. Sebagian bankir dan investor bahkan sempat membahas kemungkinan pencatatan saham di kisaran $1,5 triliun hingga $2 triliun. Jadi bukan tanpa alasan trader mau berspekulasi, tapi harga kontrak kripto tetap lebih dari dua kali lipat valuasi privat terakhir.

Bulan-bulan sebelumnya juga bergejolak. Sepanjang akhir Agustus, ANTHROPIC/USDT bergerak di kisaran $1.600 sampai $1.840, sementara satu pasar di Hyperliquid sempat mencetak di atas $2 triliun sebelum menetap sekitar $1,97 triliun pada 28 Agustus.

Ada pula produk lain yang menambah kebingungan. Sebuah token ANTHROPIC di jaringan Solana yang diterbitkan Prestocks mengklaim memberi eksposur lewat kendaraan khusus atau SPV. Pada 9 September token itu diperdagangkan sekitar $961 sampai $973 dengan kapitalisasi hanya sekitar $7,1 juta hingga $7,2 juta, walau dasbornya menampilkan valuasi implisit mendekati $1,59 triliun. Terhadap struktur semacam ini Anthropic sudah bersuara. Pada Mei perusahaan menegaskan tidak mengizinkan SPV membeli sahamnya, menyebut transfer ke SPV batal, dan mengingatkan bahwa pihak ketiga yang menjual eksposur lewat token, kontrak berjangka, atau mekanisme serupa bisa jadi menawarkan sesuatu yang tak bernilai. Setelah peringatan itu, token Prestocks sempat turun sekitar 34% hingga 45%.

Satu hal yang sering terlewat: kontrak-kontrak ini kecil dibanding nilai yang mereka gembar-gemborkan. Ada lebih dari selusin pasar perpetual Anthropic, tapi total open interest di buku terbesar hanya di kisaran puluhan juta dolar. Pola serupa terlihat di OpenAI yang juga masih tertutup: OPENAI/USDT diperdagangkan sekitar $1.578 di Binance dan $1.604 di Kraken pada 9 September, sedangkan token OpenAI di Prestocks ada di $1.084 dengan valuasi implisit sekitar $1,34 triliun. Baik Anthropic maupun OpenAI dilaporkan sudah mengajukan dokumen secara rahasia ke otoritas pasar modal AS terkait rencana melantai.

Ujian sesungguhnya baru datang saat IPO. Selama saham resmi belum benar-benar diterbitkan dan dihargai, angka $2,12 triliun tetaplah pendapat pasar kripto yang memakai leverage, bukan harga yang pernah disetujui, dijual, atau dijanjikan perusahaan. Binance bahkan menyatakan akan menyesuaikan kontraknya jika dokumen S-1 yang diperbarui menunjukkan jumlah saham berbeda 3% atau lebih dari perkiraan mereka. Selama itu belum terjadi, membaca ticker ini seolah harga saham betulan berarti mengabaikan risikonya sendiri, dan arah berikutnya akan sangat bergantung pada apa yang akhirnya tercatat di dokumen IPO.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.