Harga Perak Naik Mendekati $64 Saat Minyak Melemah | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga Perak Naik Mendekati $64 Saat Minyak Melemah

Harga perak (XAG/USD) naik ke kisaran $64,00, bergerak berlawanan arah dengan harga minyak yang justru melemah. Yang menarik dari hari ini bukan sekadar angkanya, tapi arah yang berbeda: saat satu komoditas turun, yang lain malah menguat.

Perbedaan arah ini masuk akal kalau kita ingat perak sebenarnya punya dua wajah. Di satu sisi ia logam industri yang dipakai di pabrik, sehingga sensitif pada aktivitas ekonomi seperti halnya minyak. Di sisi lain, perak juga dianggap sebagian orang sebagai tempat menaruh nilai, mirip emas. Ketika harga minyak turun, tekanan biaya energi ikut mengendur, dan perhatian pelaku pasar bisa berpindah dari komoditas energi ke logam yang dilihat lebih sebagai simpanan. Di situlah perak dan minyak bisa bergerak ke arah yang tidak sama.

Yang perlu diingat, gambaran seperti ini bisa berubah dengan cepat dan sangat bergantung pada data serta arah dolar. Kalau minyak kembali naik atau selera pasar terhadap logam mendingin, jarak perak dari $64,00 bisa menyempit lagi. Sebaliknya, selama minyak tetap lemah dan minat pada logam bertahan, ruang gerak perak masih terbuka. Arahnya belum pasti, jadi yang lebih berguna bagi pembaca adalah memperhatikan apakah kedua komoditas ini terus bergerak berbeda atau mulai kembali seirama.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.