Harga Minyak Turun Tajam, Pasar Berharap Konflik Timur Tengah Segera Usai
Harga minyak masih melemah di awal perdagangan Asia, setelah semalam turun lebih dari 8%. Penyebabnya adalah makin kuatnya harapan bahwa perang yang melibatkan Iran dan konflik di Timur Tengah akan segera berakhir. Harapan itu muncul setelah Partai Demokrat meraih kemenangan besar dalam pemilu sela (midterm) Amerika Serikat.
Kenapa kabar damai bisa membuat harga minyak turun cepat? Saat ada perang di wilayah penghasil minyak, pasar khawatir pasokan akan terganggu. Kekhawatiran itu membuat harga naik, karena pembeli rela membayar lebih untuk berjaga-jaga. Ketika muncul tanda konflik mereda, rasa khawatir itu ikut berkurang, sehingga harga ikut turun. Penurunan yang tajam dalam satu malam menunjukkan bahwa sebagian harga sebelumnya memang didorong oleh kekhawatiran tersebut.
Meski begitu, arah harga ke depan masih bergantung pada apakah harapan ini benar-benar terwujud. Pasar bisa berbalik arah jika kabar damai belum diikuti langkah nyata di lapangan, atau jika gangguan pasokan belum sepenuhnya hilang. Hal yang perlu diperhatikan adalah perkembangan langsung dari wilayah konflik dan apakah arus pasokan minyak mulai kembali normal.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
