Harga Minyak Turun Saat Muncul Harapan Jalan Damai untuk Konflik Iran | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga Minyak Turun Saat Muncul Harapan Jalan Damai untuk Konflik Iran

Harga minyak bergerak turun setelah pasar menangkap sinyal bahwa ketegangan di sekitar Iran berpeluang diselesaikan lewat meja perundingan, bukan lewat pertempuran. Satu hal yang menggerakkan cerita ini sederhana: begitu kekhawatiran soal terganggunya jalur pengiriman minyak mereda, harga cenderung ikut mengendur.

Pangkalnya ada di Selat Hormuz. Seorang pejabat senior Iran menyebut jalan yang paling masuk akal saat ini adalah Teheran membuka kembali pelayaran di selat itu, sebagai ganti Amerika Serikat menghentikan blokade angkatan lautnya. Selat Hormuz penting karena menjadi pintu sempit yang dilewati sebagian besar minyak dunia dalam perjalanan ke pembeli. Kalau ada ancaman jalur ini tersumbat, para pedagang menaruh semacam "biaya rasa takut" pada harga karena khawatir pasokan seret, sehingga harga terdorong naik. Sebaliknya, ketika ancaman itu terlihat mereda, biaya rasa takut tadi ikut luruh dan harga melemah. Itulah mekanisme yang sedang bekerja hari ini.

Yang perlu dicatat, ini bukan cerita yang sudah tuntas. Kedua pihak sebenarnya pernah menyepakati pendekatan serupa lewat sebuah nota kesepahaman pada 17 Juni, tapi kesepakatan itu cepat ambruk dan berujung kembali ke pertempuran. Rekam jejak inilah yang membuat pasar tetap berhati-hati: harapan boleh muncul, tapi belum ada jaminan kali ini bertahan. Arah harga ke depan akan sangat bergantung pada apakah niat damai benar-benar dijalankan di lapangan, atau kembali berubah menjadi bentrokan. Selama belum ada bukti kesepakatan berjalan, sinyal ketegangan baru bisa dengan cepat membalik suasana.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.