Harga Minyak Turun Lebih dari 1% Saat Perundingan Damai Iran Berlanjut
Harga minyak melemah lebih dari 1% pada perdagangan awal sesi Asia Senin, bergerak turun seiring pejabat Iran dan Qatar menggelar pembicaraan hari ketiga berturut-turut yang diarahkan untuk mendorong kesepakatan mengakhiri perang.
Inti ceritanya sederhana: ketika risiko perang mereda, sebagian rasa khawatir yang selama ini menempel pada harga minyak ikut mengendur. Minyak adalah barang yang jalur pasokannya gampang terganggu kalau ada konflik. Selama perang berlangsung, pembeli cenderung bersedia membayar lebih mahal sebagai jaga-jaga kalau pengiriman tersendat. Begitu muncul tanda-tanda jalan menuju damai — dalam hal ini perundingan yang terus berlanjut beberapa hari — kekhawatiran itu berkurang, dan premi rasa takut yang tadinya menambah harga pelan-pelan dilepas. Itulah yang menekan harga ke bawah hari ini.
Yang perlu diingat, ini masih sebatas perundingan yang berjalan, bukan kesepakatan yang sudah jadi. Arah harga ke depan sangat bergantung pada hasilnya. Kalau pembicaraan menuju kesepakatan nyata, tekanan turun pada harga bisa berlanjut karena risiko dianggap makin kecil. Sebaliknya, kalau perundingan buntu atau ketegangan kembali naik, premi rasa takut itu bisa cepat kembali dan membalik arah. Jadi berita hari ini lebih menggambarkan suasana yang sedang mereda, bukan kepastian ke mana harga akan bermuara.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
