Harga Minyak Turun ke Bawah $100 Saat Ketegangan Iran-AS Mereda | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga Minyak Turun ke Bawah $100 Saat Ketegangan Iran-AS Mereda

Harga minyak turun ke bawah $100 per barel setelah kekhawatiran yang sempat mengerek harga mulai mereda. Pemicunya sederhana: pasokan ternyata tetap mengalir deras lewat Selat Hormuz, jalur laut sempit yang jadi urat nadi pengapalan minyak dunia, dan pada saat yang sama muncul sinyal diplomasi seputar konflik AS-Iran.

Inti ceritanya adalah soal rasa takut yang kembali kempis. Ketika ada perang di dekat jalur pengiriman minyak, pasar biasanya menambahkan semacam “premi kecemasan” ke harga — bukan karena minyaknya benar-benar kurang hari ini, tapi karena pembeli khawatir pengiriman bisa tersendat besok. Begitu terlihat bahwa kapal-kapal tetap lewat Selat Hormuz tanpa gangguan berarti, alasan untuk membayar mahal karena takut itu ikut mengecil, dan harga pun turun kembali.

Sisi diplomasi memperkuat arah yang sama. Presiden Trump mengatakan kepada Fox News bahwa ia “mungkin” bersedia bertemu dengan pemimpin Iran di sela Sidang Umum PBB pekan ini. Bagi pasar, sinyal bahwa dua pihak yang berseteru mau bicara membuat risiko eskalasi terasa sedikit lebih jauh, dan itu mengurangi tekanan untuk menimbun premi risiko pada harga minyak.

Yang perlu diingat, gambaran ini bisa berubah cepat dan sangat bergantung pada perkembangan. Selama pasokan lewat Selat Hormuz tetap lancar dan nada diplomasi terjaga, tekanan ke bawah pada harga masih masuk akal. Sebaliknya, kabar soal gangguan pengiriman atau memanasnya kembali ketegangan bisa dengan cepat menghidupkan lagi premi kecemasan itu. Pertemuan di PBB pekan ini menjadi salah satu hal yang layak diperhatikan untuk melihat ke mana arah berikutnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.