Harga Minyak Melonjak, Saham Tertekan dan Pasar Obligasi Bergejolak | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga Minyak Melonjak, Saham Tertekan dan Pasar Obligasi Bergejolak

Harga minyak naik cukup tajam dan gerakannya langsung terasa ke mana-mana: bursa saham global melemah, sementara pasar obligasi berayun naik-turun dalam waktu singkat. Satu benang merah menghubungkan semuanya, yaitu kekhawatiran bahwa energi yang lebih mahal akan mendorong inflasi dan memaksa bank sentral AS bersikap lebih ketat soal bunga.

Mekanismenya sederhana kalau dirunut pelan-pelan. Minyak adalah biaya dasar bagi hampir semua hal, dari ongkos angkut barang sampai produksi pabrik. Ketika harganya naik, biaya itu menjalar ke harga-harga lain, dan itulah yang kita sebut inflasi. Masalahnya, tugas utama bank sentral adalah menjaga inflasi tetap jinak. Jadi begitu harga energi melonjak, pasar langsung menduga bank sentral mungkin perlu mempertahankan atau bahkan menaikkan bunga lebih lama untuk meredamnya.

Dari situ efeknya merembet ke dua arah. Bunga yang berpotensi lebih tinggi membuat imbal hasil obligasi bergerak liar, karena harga obligasi dan tingkat bunga bergerak berlawanan dan pelaku pasar sibuk menebak arah barunya. Di sisi saham, bunga yang lebih tinggi berarti biaya pinjaman perusahaan naik dan keuntungan masa depan terasa kurang menarik dibanding menyimpan dana di instrumen yang aman, sehingga harga saham cenderung tertekan.

Yang perlu dicatat, ini bukan arah yang sudah pasti. Semuanya berpangkal pada satu pemicu, yaitu harga minyak. Kalau reli minyak mereda, kekhawatiran inflasi bisa ikut surut dan tekanan ke saham maupun obligasi berkurang. Sebaliknya, jika harga energi terus menanjak, cerita soal inflasi dan bunga ketat kemungkinan akan makin kencang. Sinyal yang layak diperhatikan ke depan adalah ke mana harga minyak bergerak dan bagaimana data inflasi berikutnya keluar, karena dua hal itulah yang akan menentukan apakah kegelisahan hari ini berlanjut atau reda.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.