Harga Bahan Bakar Jet Ikut Melonjak Seiring Lonjakan Solar Akibat Gangguan Hormuz | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Harga Bahan Bakar Jet Ikut Melonjak Seiring Lonjakan Solar Akibat Gangguan Hormuz

Harga bahan bakar jet ikut naik mengikuti lonjakan harga solar, setelah gangguan pasokan di Selat Hormuz merembet sampai ke bahan bakar pesawat. Satu hal yang menjelaskan kenapa keduanya bergerak bersamaan: solar dan avtur lahir dari kilang yang sama, jadi tekanan pada satu produk cepat menular ke produk lainnya.

Kuncinya ada di cara kilang bekerja. Dari satu aliran minyak mentah yang diolah, kilang menghasilkan beberapa bahan bakar sekaligus, termasuk solar dan bahan bakar jet. Ketika aliran minyak lewat Selat Hormuz terganggu, pasokan bahan baku ke kilang menyusut, sementara permintaan dunia untuk kedua bahan bakar tetap tinggi. Kilang yang sudah terjepit tak bisa menambah produksi dua-duanya begitu saja, sehingga kelangkaan yang mula-mula terasa di solar ikut mendorong harga avtur naik. Begitu Anda paham bahwa banyak bahan bakar berbagi sumber dan kapasitas kilang yang sama, pola "harga satu naik, yang lain menyusul" akan lebih mudah dikenali di berita-berita berikutnya.

Arah selanjutnya masih bergantung pada kelancaran pasokan. Kalau aliran lewat Hormuz kembali normal dan tekanan pada kilang mengendur, dorongan harga bisa mereda; sebaliknya, selama gangguan berlanjut dan kilang tetap sulit mengejar permintaan, tekanan pada harga kedua bahan bakar itu berpotensi bertahan. Yang layak diperhatikan adalah tanda-tanda pulihnya pasokan dan seberapa cepat kilang bisa kembali memenuhi kebutuhan solar sekaligus avtur.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.