Gagasan Tokenisasi Properti Mengemuka Jelang Sesi di TOKEN2049 Singapura
Sebuah gagasan untuk memecah kepemilikan properti mahal menjadi potongan-potongan kecil yang bisa dibeli publik kembali mengemuka menjelang konferensi TOKEN2049 di Singapura. Eric Trump dijadwalkan tampil di acara itu pada 7 Oktober, bersama CEO World Liberty Financial, Zach Witkoff, dan moderator David Wachsman, dalam sesi 40 menit bertajuk "The Future of Finance, Built in America" yang dijadwalkan pukul 06.00 hingga 06.40 UTC.
Intinya satu: lewat token di blockchain, investor ditawari peluang memiliki sebagian kecil dari sebuah properti, bukan harus membeli seluruh asetnya. Trump menyebut sebuah gedung tertentu dan melontarkan angka bahwa seseorang bisa membeli bagian kecil dari properti ternama hanya dengan sekitar US$1.000. Ia juga mengusulkan agar pengembang properti bisa menghimpun dana langsung dari masyarakat, alih-alih bergantung pada pemberi pinjaman tradisional.
Cara kerjanya mudah dibayangkan. Satu aset nyata — misalnya gedung — dibagi menjadi banyak unit digital yang disebut token; setiap token mewakili sepotong kecil kepemilikan atau hak atas aset itu. Karena potongannya kecil, modal yang dibutuhkan untuk ikut jadi jauh lebih ringan ketimbang membeli aset utuh. Teknik yang sama, yang disebut tokenisasi, juga dipakai untuk mewakili aset lain di luar blockchain seperti karya seni dan instrumen keuangan. Gagasan dasarnya adalah membuka akses pecahan ke aset yang biasanya menuntut modal besar.
Skala pasar untuk aset dunia nyata yang sudah ditokenisasi memang sudah terasa. Di luar stablecoin, nilai aset semacam itu tercatat US$38,84 miliar pada 7 Oktober 2026 — meski angka pasar bisa berbeda tergantung apakah yang dihitung aset yang disalurkan lewat jaringan blockchain atau aset yang diwakili oleh token.
Yang penting dicatat, usulan ini masih berupa konsep. Belum ada tanggal peluncuran, properti yang dipakai, syarat token, hak kepemilikan, maupun bentuk perlindungan investor yang diumumkan. World Liberty Financial sendiri terkait dengan keluarga Trump dan mengoperasikan USD1, sebuah stablecoin yang nilainya dikaitkan dengan dolar; model yang diusulkan akan menyambungkan aset dasar, platform token, dan alat penyelesaian digital. Keterkaitan itu memunculkan pertanyaan soal potensi benturan kepentingan, dan belum dipastikan pula apakah aset yang terkait keluarga tersebut akan memakai platform ini.
Bagi pembaca, inilah bagian yang perlu diikuti ke depan: janji akses murah ke properti mewah baru punya arti setelah detail yang hilang itu muncul. Siapa yang benar-benar memegang hak atas aset, bagaimana token bisa dijual kembali, dan perlindungan apa yang ada bila terjadi masalah — hal-hal itulah yang akan membedakan gagasan menarik di atas panggung dari produk yang bisa dinilai. TOKEN2049 sendiri berlangsung 7-8 Oktober di Marina Bay Sands, Singapura, dengan penyelenggara memperkirakan lebih dari 25.000 peserta, 7.000 perusahaan, lebih dari 300 pembicara, dan 500 peserta pameran.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
