Franklin Templeton Bahas Aturan Dagang Reksa Dana Tokenisasi dengan SEC
Franklin Templeton, salah satu pengelola dana besar, bertemu dengan kelompok kerja kripto di otoritas pasar modal Amerika Serikat (SEC) pada 9 Oktober untuk membahas bagaimana dana investasi yang ditokenisasi bisa diperdagangkan di platform berbasis blockchain. Satu hal yang menyatukan seluruh pembicaraan: aturan mainnya belum ada, dan pertemuan ini adalah upaya awal menyusunnya.
Tokenisasi di sini maksudnya begini. Satu unit penyertaan sebuah dana — misalnya satu bagian dari reksa dana atau ETF — diubah menjadi token digital yang tercatat di blockchain. Dalam bentuk token itu, unit dana bisa berpindah tangan langsung antarpihak, tanpa harus melewati jalur pencatatan dan penyelesaian yang biasa dipakai di pasar tradisional. Karena cara perpindahannya baru, muncul pertanyaan-pertanyaan yang di pasar lama sudah lama terjawab: siapa menetapkan harganya, siapa boleh menarik biaya, dan hukum mana yang berlaku.
Itulah yang dibahas. Salah satu pokoknya adalah apakah investor bisa menukar langsung unit dana versi on-chain dengan saham AS yang juga sudah ditokenisasi. Lalu apakah penyedia likuiditas — pihak yang menyediakan dana agar transaksi bisa berjalan lancar — boleh memungut biaya layanan, dan bagaimana aturan penetapan harga untuk perusahaan investasi diterapkan pada transaksi semacam ini. Pertemuan itu juga menyentuh instrumen seperti ETF dan saham tokenisasi, serta pasangan dagang yang memakai stablecoin pembayaran yang patuh aturan atau dana pasar uang yang ditokenisasi. Satu pertanyaan hukum yang spesifik ikut diangkat: apakah kumpulan likuiditas (liquidity pool) perlu pengecualian di bawah Investment Company Act.
Yang perlu dipegang pembaca: ini masih percakapan antara pelaku industri dan regulator, bukan kebijakan yang sudah berlaku. Arahnya belum pasti dan sepenuhnya bergantung pada bagaimana regulator memutuskan soal harga, biaya, dan status hukum pool tadi. Tanda bahwa diskusi ini benar-benar bergerak maju bukanlah pertemuannya sendiri, melainkan keluarnya aturan resmi atau pemberian pengecualian yang jelas — selama itu belum ada, gambarannya tetap terbuka ke berbagai kemungkinan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
