FCA Minta Masukan soal Panduan Anti-Kejahatan Keuangan untuk Bisnis Kripto
Otoritas keuangan Inggris, FCA, membuka konsultasi atas panduan baru soal pencegahan kejahatan keuangan bagi perusahaan kripto, dan meminta tanggapan publik sampai 24 Desember. Panduan ini mencakup cara bisnis memeriksa identitas nasabah, penggunaan analitik blockchain, serta penerapan Travel Rule.
Satu hal yang perlu digarisbawahi sejak awal: panduan ini tidak menciptakan aturan baru. Fungsinya memperjelas bagaimana ketentuan yang sudah ada seharusnya dijalankan, bukan menambah kewajiban baru di atasnya. Jadi yang berubah lebih ke soal kejelasan ekspektasi, bukan beban aturan.
Kenapa tiga hal tadi penting? Pemeriksaan nasabah adalah langkah mengenali siapa yang memakai layanan, supaya dana dari sumber yang mencurigakan lebih mudah tersaring. Analitik blockchain memanfaatkan sifat transaksi kripto yang tercatat terbuka, sehingga aliran dana bisa ditelusuri untuk melihat apakah terkait aktivitas ilegal. Sementara Travel Rule mewajibkan informasi pengirim dan penerima ikut menyertai sebuah transfer, mirip cara transfer bank konvensional membawa data pihak-pihaknya, agar jejaknya tidak putus saat dana berpindah antarpenyedia.
Yang masih terbuka sampai Desember adalah bentuk akhir panduan itu, karena masukan dari pelaku industri bisa mengubah detailnya. Selama periode konsultasi, isinya belum final, dan arah pastinya baru akan terlihat setelah tanggapan dikumpulkan dan dirangkum oleh regulator.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
