Farmasi Raksasa Mulai Lirik Aset Biotek China
Perusahaan-perusahaan farmasi besar saat ini sedang menengok aset-aset biotek di China. Hal itu disampaikan Salveen Richter, analis utama biotek untuk pasar Amerika Serikat di Goldman Sachs, yang menyoroti geliat inovasi obat yang berkembang di negara tersebut.
Intinya satu: arah minat industri farmasi raksasa mulai bergeser ke sumber ide baru di China. Logikanya sederhana. Perusahaan farmasi besar terus membutuhkan calon obat baru untuk mengisi jalur produk mereka, karena obat yang sudah ada punya masa paten dan masa jual yang terbatas. Ketika penemuan dan riset yang menjanjikan mulai banyak muncul di satu wilayah, perhatian — dan pada akhirnya dana — cenderung ikut mengalir ke sana. Itulah yang menurut Richter sedang terjadi dengan biotek China: ia makin sering masuk radar pemain-pemain besar.
Yang perlu dicatat, ini masih berupa gambaran soal ke mana minat industri sedang mengarah, bukan daftar kesepakatan yang sudah final. Nilai transaksi atau nama perusahaan yang terlibat tidak disebutkan. Sinyal seperti ini biasanya baru terkonfirmasi lewat pengumuman akuisisi atau lisensi yang konkret di kemudian hari — itulah yang layak ditunggu untuk melihat apakah minat ini benar-benar berubah menjadi aksi.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
