Emas Naik Mendekati 4.200 Saat Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Ini Artinya
Harga emas naik hampir 7% dari titik terendah 3.869,96 dan kini berada di sekitar 4.133. Kenaikan ini terjadi ketika imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun dari puncaknya di Oktober, 5,365%, ke sekitar 4,847%. Inti beritanya: emas naik karena bunga obligasi AS mereda. Pertanyaannya sekarang adalah apakah ini awal pembalikan tren, atau hanya pantulan sementara.
Untuk memahami hubungan ini, bayangkan dua pilihan menyimpan uang. Obligasi AS memberi bunga, sedangkan emas tidak memberi bunga apa pun. Ketika bunga obligasi tinggi, memegang emas terasa lebih mahal karena kita melewatkan bunga yang seharusnya bisa didapat. Ketika bunga turun, beban itu mengecil dan emas jadi lebih menarik. Pola ini berguna untuk membaca berita lain: emas dan imbal hasil obligasi sering bergerak berlawanan arah.
Ada tiga kabar yang muncul hampir bersamaan, dan ketiganya bisa membuat bunga obligasi turun.
Pertama, dari politik Washington. Partai Demokrat memenangkan Kongres, sehingga Presiden Donald Trump kini menghadapi pemerintahan yang terbagi. Ini membuat tambahan stimulus fiskal, atau dorongan belanja pemerintah, lebih sulit disahkan. Pasar menilai jika belanja dan utang baru lebih sedikit, tekanan pada bunga jangka panjang juga bisa lebih ringan. Tapi ini baru ekspektasi. Belanja yang sudah berjalan, perdebatan soal batas utang, dan kompromi politik masih bisa membuat hasilnya berbeda.
Kedua, dari Departemen Keuangan AS. Dalam pengumuman pendanaan hari Rabu, kata 'setidaknya' dihapus dari panduan jumlah lelang obligasi, dan diganti dengan 'untuk beberapa kuartal ke depan'. Perubahan kecil ini membuat sebagian pelaku pasar menduga pemerintah bisa lebih cepat mengubah jumlah obligasi jangka panjang yang dijual. Logikanya: jika pasokan obligasi jangka panjang berkurang, harganya cenderung naik dan imbal hasilnya turun. Namun belum ada pengurangan lelang obligasi jangka panjang yang diumumkan. Lelang obligasi 10 tahun dan 30 tahun pekan depan akan menunjukkan seberapa kuat permintaan pasar.
Ketiga, dari harga minyak. Minyak Brent dan WTI sama-sama turun sekitar 8,3% pada hari Rabu. Brent sempat turun di bawah 100 dolar AS untuk pertama kalinya sejak 7 Oktober, dan WTI berada di sekitar 88 dolar AS. Penurunan ini dikaitkan dengan harapan perang Iran segera berakhir, karena harga bahan bakar yang tinggi sudah menjadi keluhan politik. Harga minyak yang lebih murah bisa meredakan ekspektasi inflasi, dan inflasi yang mereda biasanya membuat bunga obligasi ikut turun. Namun belum ada kesepakatan damai yang dikonfirmasi, dan sebagian penurunan minyak sudah terjadi sebelum hasil pemilu.
Ketiga faktor ini mengarah ke lingkungan yang lebih ramah bagi obligasi jangka panjang, tetapi lewat jalur yang berbeda, dan seberapa besar kontribusi masing-masing belum jelas. Bagi emas, turunnya bunga memang mendukung. Yang belum terjawab adalah apakah dukungan itu cukup untuk menembus hambatan di atas harga sekarang. Jika emas bertahan di atas 4.200 sementara imbal hasil jatuh di bawah 4,8%, gambarannya akan lebih kuat dan lebih konsisten. Jika salah satu tidak terjadi, kenaikan ini bisa berubah menjadi koreksi. Kedua pasar ini juga tidak harus bergerak bersamaan.
Dari sisi grafik emas, dua jangka waktu memberi gambaran yang berbeda. Di H4, yang mencerminkan struktur lebih besar, momentumnya sudah cukup kuat: RSI 67,7 dan stokastik 86,6, dengan rata-rata ayunan sekitar 37 dolar per empat jam. Level pivot bulanan di 4.020,99 dan 3.963,34 adalah yang paling penting untuk dilihat dalam jangka lebih panjang. Di H1, yang lebih dekat dengan pergerakan sekarang, rata-rata ayunannya lebih kecil, sekitar 19 dolar per jam, dan CCI di -107,6 menunjukkan dorongan jangka pendek sudah mendingin. Jadi arah besarnya masih condong naik, sementara tenaga jangka pendeknya sedang beristirahat. Selama harga bertahan di atas 4.020,99, ruang menuju area 4.200 tetap terbuka. Jika 4.020,99 jebol, 3.963,34 menjadi acuan berikutnya. Semua level ini adalah titik acuan yang bergerak, bukan dinding tetap.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
