Emas dan Perak Tertekan Saat Dolar Menguat, Pasar Menanti Data Kerja AS
Harga emas dan perak sedang tertekan ke bawah karena dolar Amerika Serikat menguat. Penguatan dolar inilah inti ceritanya hari ini, dan ia menekan kedua logam dari arah yang sama.
Mengapa dolar yang bergerak bisa menyeret harga emas dan perak? Emas dan perak di pasar global dihargai dalam dolar. Ketika dolar menguat, dibutuhkan lebih sedikit dolar untuk membeli satu ons logam yang sama, sehingga harga dalam dolar cenderung turun. Selain itu, bagi pembeli yang memegang mata uang lain, logam jadi terasa lebih mahal saat dolar naik, dan permintaan bisa mengendur. Dua hal ini bekerja bersamaan, dan itu sebabnya kabar soal dolar yang menguat langsung terasa di harga emas maupun perak.
Yang membuat gambaran ini belum pasti adalah laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis. Data soal pekerjaan sering menjadi penentu ke mana dolar bergerak berikutnya, dan karena emas serta perak menempel pada dolar, arah kedua logam pun ikut bergantung pada hasil tersebut. Artinya, tekanan turun yang terlihat sekarang bisa berlanjut jika dolar terus kuat, tetapi bisa juga mereda bila data mengubah arah dolar. Yang perlu diperhatikan bukan menebak hasilnya, melainkan bagaimana dolar bereaksi setelah angkanya keluar, karena dari situlah arah emas dan perak biasanya ikut terbentuk.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
