Emas Coba Bangkit Saat Dolar AS Melemah
Harga emas mencoba bangkit pada perdagangan terakhir setelah dolar Amerika Serikat melemah, dan gerak serupa terlihat pada perak serta platinum yang ikut terangkat. Inti ceritanya sederhana: ketika dolar mundur, logam mulia biasanya mendapat ruang untuk naik.
Mekanismenya begini. Emas, perak, dan platinum dihargai dalam dolar. Jadi saat nilai dolar turun, logam-logam ini menjadi terasa lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain. Barang yang lebih murah cenderung menarik lebih banyak permintaan, dan permintaan yang naik itulah yang mendorong harganya. Hubungan terbalik antara dolar dan emas ini akan sering Anda temui, sehingga memahaminya sekali bisa membantu membaca berita serupa besok lusa.
Kali ini ada faktor tambahan: harga minyak yang sedang turun disebut memberi dukungan ekstra bagi pasar logam mulia.
Yang perlu diingat, dorongan seperti ini datang dari pelemahan dolar, bukan dari kekuatan emas itu sendiri. Artinya arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada apa yang terjadi selanjutnya pada dolar dan pada data ekonomi yang akan keluar. Kalau dolar kembali menguat, tenaga rebound ini bisa memudar secepat munculnya. Sinyal yang layak diperhatikan justru ada pada dolar: selama ia masih tertekan, logam mulia punya napas; begitu dolar berbalik naik, ceritanya bisa berubah.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
