Emas Anjlok 3,4% Saat Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Emas Anjlok 3,4% Saat Imbal Hasil Obligasi Global Melonjak

Harga emas jatuh sekitar 3,4% dalam sehari, tertekan oleh gelombang aksi jual di pasar obligasi global yang mendorong imbal hasil (yield) naik. Pergerakan ini menyeret sentimen di kelompok logam mulia secara umum, termasuk perak dan platina.

Inti ceritanya ada pada satu hal: hubungan tarik-menarik antara emas dan imbal hasil obligasi. Ketika investor ramai-ramai menjual obligasi, harga obligasi turun dan sebagai gantinya imbal hasilnya naik — artinya menaruh uang di obligasi kini memberi imbalan bunga yang lebih besar. Masalahnya, emas tidak membayar bunga sama sekali. Jadi begitu obligasi menawarkan bunga yang lebih tinggi, memegang emas terasa makin "mahal": ada bunga yang direlakan hanya demi menyimpan logam yang diam saja. Sebagian dana pun berpindah, dan tekanan jual itulah yang menekan harga emas hari ini.

Memahami mekanisme ini berguna untuk membaca berita esok hari. Selama imbal hasil obligasi masih mendaki, angin bagi emas cenderung berlawanan; sebaliknya, bila aksi jual obligasi mereda dan imbal hasil kembali turun, alasan yang menekan emas tadi ikut melemah. Yang perlu dipantau adalah arah pasar obligasi itu sendiri — di situ letak petunjuk berikutnya, dan arahnya sangat bergantung pada data yang belum tentu searah.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.