Eksekutif Fidelity Usulkan Portofolio 60/20/20, Bitcoin Masuk Lewat Pintu 'Aset Alternatif'
Seorang eksekutif di Fidelity melontarkan ide menata ulang portofolio dengan rumus 60/20/20, dan yang menarik perhatian adalah satu kantong baru: 20% untuk aset alternatif, dengan Bitcoin disebut sebagai salah satu isinya.
Selama ini kita terbiasa dengan pola klasik 60/40 — 60% saham, 40% obligasi. Gagasan 60/20/20 mengiris sebagian jatah itu untuk membuka satu kantong ketiga berisi aset alternatif. Logika di baliknya sederhana: kalau sebuah aset bergerak tidak selalu searah dengan saham dan obligasi, menyelipkannya dalam porsi kecil bisa menyebarkan risiko, bukan menumpuknya di satu tempat. Itulah kenapa Bitcoin masuk lewat pintu 'alternatif', bukan menggantikan inti portofolio, melainkan menempel sebagai pelengkap dalam takaran terbatas.
Yang perlu dicatat, ini sebatas usulan cara menata komposisi, bukan janji hasil. Seberapa cocok racikan seperti ini tetap bergantung pada profil dan toleransi risiko masing-masing orang, dan porsi 20% aset alternatif berarti ikut menanggung naik-turunnya aset di dalamnya. Yang menarik dari gagasan ini bukan angka pastinya, melainkan sinyal bahwa aset seperti Bitcoin mulai dibicarakan sebagai bagian dari perencanaan portofolio arus utama, bukan sekadar spekulasi di pinggiran.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
