Ekonom Senior Ingatkan Inflasi AS Berpotensi Naik Lebih Tinggi | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Ekonom Senior Ingatkan Inflasi AS Berpotensi Naik Lebih Tinggi

Inflasi di Amerika Serikat dinilai masih berpeluang bergerak lebih tinggi, menurut pandangan sejumlah ekonom senior yang menyoroti kondisi ekonomi AS saat ini. Penasihat ekonomi utama Allianz, Mohamed El-Erian, dan kepala ekonom SMBC, Joe Lavorgna, termasuk yang mengangkat kekhawatiran bahwa tekanan harga belum sepenuhnya mereda.

Kenapa pandangan seperti ini layak diperhatikan? Inflasi adalah ukuran seberapa cepat harga-harga barang dan jasa naik. Ketika inflasi dianggap masih panas, bank sentral biasanya cenderung menahan suku bunga tetap tinggi, atau setidaknya tidak buru-buru menurunkannya. Suku bunga yang tinggi membuat biaya pinjaman mahal dan cenderung menopang nilai mata uang, karena imbal hasil menyimpan dana dalam mata uang itu jadi lebih menarik. Sebaliknya, kalau inflasi mereda, ruang untuk memangkas bunga terbuka, dan itu bisa menggeser arah pasar ke sisi yang berbeda. Jadi rangkaian berpikirnya sederhana: arah inflasi memengaruhi sikap bank sentral, dan sikap itu merembet ke bunga, mata uang, hingga harga aset.

Yang perlu digarisbawahi, ini masih sebatas pandangan dan perkiraan, bukan kepastian. Arahnya tetap bergantung pada data yang keluar ke depan, terutama rilis angka inflasi dan ketenagakerjaan. Angka yang lebih tinggi dari perkiraan akan memperkuat kekhawatiran ini; sebaliknya, data yang lebih lunak bisa mengubah gambarannya dengan cepat. Karena itu, kabar seperti ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal untuk memantau rilis data berikutnya, bukan sebagai kesimpulan yang sudah final.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.