DTCC, Citi, dan Swift: Kunci Tokenisasi Ada di Sistem yang Saling Terhubung | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

DTCC, Citi, dan Swift: Kunci Tokenisasi Ada di Sistem yang Saling Terhubung

Tiga nama besar di jaringan keuangan global — DTCC yang mengurus penyelesaian transaksi, bank Citi, dan Swift yang menjadi tulang punggung pesan antarbank — sepakat bahwa tokenisasi aset tidak akan beranjak dari tahap eksperimen ke pemakaian sehari-hari selama satu hal belum beres: sistem-sistem yang ada belum bisa saling terhubung. Kesimpulan itu mereka tuangkan dalam sebuah makalah bersama, dan intinya sederhana meski terdengar teknis — tokenisasi butuh "jaringan penghubung", bukan sekadar teknologi baru yang berdiri sendiri.

Tokenisasi sendiri berarti mengubah aset seperti saham, obligasi, atau uang menjadi bentuk digital yang bisa dipindahkan di jaringan komputer. Masalahnya, dunia keuangan hari ini terpecah: ada infrastruktur lama yang sudah dipakai puluhan tahun, ada jaringan swasta yang tertutup, dan ada blockchain publik yang terbuka. Ketiganya kerap bekerja seperti pulau-pulau terpisah. Kalau aset di satu pulau tidak bisa berpindah ke pulau lain, manfaat digitalisasi jadi mentok. Di sinilah kata kunci mereka masuk: interoperabilitas, yaitu kemampuan sistem-sistem berbeda untuk saling mengerti sehingga aset, uang, dan data bisa mengalir di antara mereka tanpa harus dibongkar ulang setiap kali pindah tempat.

Mengapa ini penting bukan cuma soal kerapian teknis. Ketika satu aset bisa bergerak bebas antarsistem, jaminan (collateral) jadi lebih gampang dipindahkan ke tempat yang membutuhkannya, dan likuiditas — ketersediaan dana yang siap dipakai — bisa dikelola lebih lincah. Efeknya paling terasa justru saat pasar sedang tegang, karena kemampuan memindahkan aset dengan cepat bisa menahan tekanan agar tidak menular ke mana-mana.

Satu ide lain yang mereka soroti adalah programmability, yakni menanamkan aturan langsung ke dalam aset digital. Bayangkan aset yang "tahu" apa yang harus dilakukan: pembayaran yang otomatis jalan begitu suatu syarat terpenuhi, atau pemeriksaan kepatuhan yang berjalan sendiri tanpa proses manual. Digabung dengan interoperabilitas, kemampuan ini bisa membuat banyak proses yang sekarang lambat dan berlapis menjadi lebih ringkas.

Walau nadanya optimistis, kelompok ini tidak menjanjikan semuanya mulus. Mereka menekankan bahwa fondasinya harus dibangun dulu — kejelasan aturan hukum, perlindungan investor, ketahanan operasional, dan tata kelola yang kuat — sebelum institusi besar berani benar-benar menyambungkan sistem penyelesaian lama mereka ke jaringan digital. Artinya, arah menuju keuangan yang saling terhubung ini masih bergantung pada seberapa cepat kepercayaan dan kerangka aturan itu terbentuk. Yang berubah dari sini bukan harga hari ini, melainkan gambaran besar bagaimana pasar keuangan mungkin bekerja beberapa tahun ke depan, dan itu tetap proses yang panjang serta belum pasti hasil akhirnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.