Dolar Melemah Usai Keputusan Fed, Emas dan Perak Bangkit | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Dolar Melemah Usai Keputusan Fed, Emas dan Perak Bangkit

Harga emas (XAU/USD) dan perak (XAG/USD) kembali menguat setelah dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS sama-sama mengendur menyusul keputusan suku bunga terbaru The Fed. Satu hal yang menggerakkan cerita hari ini: begitu dolar melemah, kedua logam langsung mendapat ruang untuk pulih.

Kaitannya jadi jelas kalau dibongkar pelan-pelan. Emas dan perak dihargai dalam dolar, jadi ketika dolar melemah, logam-logam ini otomatis terasa lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain. Harga yang terasa lebih ringan itu biasanya menghidupkan kembali minat beli. Faktor keduanya datang dari imbal hasil obligasi. Emas dan perak tidak memberi bunga, sehingga memegangnya berarti merelakan bunga yang sebenarnya bisa didapat dari obligasi. Saat imbal hasil obligasi turun, 'ongkos' menyimpan logam yang tidak berbunga ini jadi lebih murah, dan daya tariknya kembali muncul. Pola ini bisa dipakai lagi untuk membaca berita serupa besok: perhatikan arah dolar dan imbal hasil, karena keduanya kerap jadi penentu ke mana emas dan perak bergerak.

Sentimen saat ini memang condong positif untuk kedua logam, dengan emas disorot mengarah ke kisaran $4.403 dan perak ke sekitar $67,24 sebagai titik yang diawasi pelaku pasar. Meski begitu, arah ini bergantung pada data dan belum tentu tercapai. Jika dolar berbalik menguat atau imbal hasil obligasi kembali naik, tekanan pada emas dan perak bisa muncul lagi dengan cepat. Sinyal yang layak diperhatikan justru sederhana: selama dolar dan imbal hasil masih dalam tren melemah, dukungan untuk logam cenderung bertahan; begitu keduanya berbalik, ceritanya bisa berubah.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.