Dolar AS Bertahan Kokoh, USD/JPY Menguat di Akhir Pekan yang Bergejolak | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Dolar AS Bertahan Kokoh, USD/JPY Menguat di Akhir Pekan yang Bergejolak

USD/JPY menguat di jam-jam terakhir sebuah pekan yang penuh gejolak, menutup periode di mana dolar AS sempat naik, dijual, lalu kembali bangkit. Meski pergerakannya berombak, dolar secara keseluruhan tetap tertopang menjelang akhir pekan.

Satu hal yang menjadi benang merahnya: sikap The Fed yang cenderung hawkish terus menarik dolar kembali naik setiap kali ia sempat melemah. Hawkish di sini berarti bank sentral AS condong mempertahankan suku bunga tetap tinggi. Ketika imbal hasil aset berbasis dolar terlihat lebih menarik, permintaan terhadap dolar cenderung bertahan — dan terhadap yen, itu mendorong USD/JPY naik, karena makin banyak yen yang dibutuhkan untuk menukar satu dolar. Rebound harga minyak mentah menambah sedikit sokongan bagi dolar di sisa pekan.

Karena penggeraknya adalah persepsi soal arah suku bunga, gambaran ini bisa berubah cepat begitu data ekonomi baru keluar atau nada pejabat bank sentral bergeser. Naik-turun tajam sepanjang pekan ini justru menegaskan bahwa arah belum pasti dan masih sangat bergantung pada data.

Dari sisi grafik, dua kerangka waktu memberi cerita yang sedikit berbeda — dan perbedaan itu sendiri adalah informasi. Pada struktur besar (H4), kondisinya sudah cukup teregang: RSI di sekitar 75 dan stochastic di 94 menandakan pergerakan naik yang sudah jauh, lebih mirip bagian dari dorongan panjang ketimbang gerak sesaat. Rata-rata ayunan per 4 jam (ATR) sekitar 0,59, jadi level yang berjarak segitu masih terhitung dekat. Di kerangka ini, 154.136 lalu 154.605 (resistance mingguan H4) jadi acuan di atas, sementara 153.315 (support mingguan H4) jadi acuan di bawah.

Di kerangka yang lebih dekat (H1), suasananya justru lebih adem: RSI sekitar 55 dan CCI malah negatif, jadi tekanan naik yang tampak menyesakkan di H4 tidak seketat itu dalam jangka pendek. Ayunan per jam di sini sekitar 0,37. Selama bertahan di atas 153.47, ruang menuju 153.635 dan 153.915 masih terbuka; kalau 153.47 jebol, 153.188 (semuanya level mingguan H1) jadi acuan berikutnya.

Semua angka ini adalah titik acuan yang bergerak, bukan dinding mati — mereka menandai di mana harga cenderung diuji, bukan ke mana harga pasti pergi.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.