Data Kerja Lemah, Bursa Saham Justru Menguat | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Data Kerja Lemah, Bursa Saham Justru Menguat

Bursa saham ditutup lebih tinggi setelah sebuah laporan ketenagakerjaan yang lemah membuat para pelaku pasar makin ragu bank sentral akan menaikkan suku bunga pada Oktober. Satu angka pekerjaan yang mengecewakan, dan arah perhatian pasar langsung bergeser ke bunga.

Hubungannya begini. Ketika data lapangan kerja tampil lemah, itu dibaca sebagai tanda ekonomi sedang kehilangan tenaga. Bank sentral biasanya menaikkan suku bunga untuk mendinginkan ekonomi yang terlalu panas; kalau sinyalnya justru melambat, alasan untuk menaikkan bunga jadi berkurang. Bunga yang lebih rendah membuat biaya pinjaman perusahaan lebih murah dan membuat saham terlihat lebih menarik dibanding menaruh uang di instrumen berbunga. Karena itulah kabar yang terdengar "buruk" untuk ekonomi hari itu malah mendorong harga saham naik.

Yang perlu diingat, ini soal ekspektasi, bukan keputusan yang sudah pasti. Keraguan pasar bisa berubah cepat begitu data berikutnya keluar. Kalau laporan-laporan selanjutnya menunjukkan pasar kerja ternyata masih kuat, peluang kenaikan bunga bisa kembali mengemuka dan suasananya ikut berbalik. Jadi penguatan kali ini lebih mencerminkan taruhan pasar atas langkah bank sentral, bukan jaminan ke mana harga akan bergerak selanjutnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.