Dari Balik Jeruji, Otak Kejahatan Coba Rampas Kripto Senilai $2,6 Juta | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Dari Balik Jeruji, Otak Kejahatan Coba Rampas Kripto Senilai $2,6 Juta

Seorang otak kejahatan terorganisir mengarahkan rencana perampokan aset kripto senilai lebih dari $2,6 juta dari dalam sel penjara di Edinburgh, Skotlandia, demikian dipaparkan jaksa di pengadilan pekan ini. Robert Barr mengaku bersalah di High Court Edinburgh atas keterlibatannya dalam kejahatan terorganisir sepanjang Januari hingga April 2024, saat ia sebenarnya sudah menjalani hukuman untuk kasus lain.

Yang membuat kisah ini penting bukan angkanya, melainkan cara kerjanya — dan apa yang menyelamatkan korban. Sasaran mereka seorang pengusaha kripto yang sudah berinvestasi sejak 2014, dengan simpanan yang menurut jaksa bernilai lebih dari $2,6 juta (£2 juta), termasuk $1,32 juta dalam bentuk koin digital buatannya sendiri.

Pada perampokan pertama di bulan Januari, pelaku berhasil membawa kabur sebuah *hardware wallet*, yaitu perangkat fisik untuk menyimpan aset kripto. Namun uang itu tetap aman. Alasannya sederhana tapi mendasar: perangkat semacam ini menyimpan kunci akses secara terkunci, dan tanpa PIN serta frasa pemulihan (recovery phrase), benda itu hanya kotak kosong bagi orang lain. Mencuri perangkatnya saja tidak cukup untuk memindahkan dananya.

Karena gagal membuka isinya, komplotan itu mengubah taktik pada upaya kedua di bulan April. Kali ini rencananya bukan mencuri perangkat, melainkan mengambil alih komputer korban dari jarak jauh. Barr, menurut dokumen yang dibacakan jaksa, menginstruksikan rekannya agar cepat memasang perangkat lunak kendali jarak jauh begitu korban dipaksa membuka komputernya, lalu ia sendiri berniat memandu proses pemindahan dana lewat aplikasi pesan. Logikanya: bila kunci tidak bisa dicuri, mereka mencoba menyuruh korban "membukanya" sendiri di depan mata.

Upaya itu pun kandas pada 17 April 2024. Pemilik rumah melihat dua orang mencurigakan dan meminta istrinya tidak membuka pintu. Ketika sang istri berbicara lewat aplikasi bel pintu berkamera, kedua pelaku sadar sedang direkam, menutupi wajah, dan kabur. Sebuah ponsel gelap kemudian disita dari sel Barr pada Juni 2024, dan analisis forensiknya memperkuat bukti keterlibatannya.

Seorang komplotan, Sean Favier, juga mengaku bersalah. Hakim Lord Cubie menunda vonis untuk keduanya sambil menunggu laporan latar belakang, dan keduanya tetap ditahan.

Di pasar sendiri, kabar ini nyaris tak menggerakkan harga — Bitcoin di kisaran $83.965 (-0,24%) dan Ethereum $2.689 (+0,39%). Dan itu memang poinnya. Risiko yang muncul di sini bukan soal grafik naik atau turun, melainkan soal keamanan menyimpan aset. Kripto memindahkan sebagian tanggung jawab pengamanan ke tangan pemiliknya, sehingga PIN, frasa pemulihan, dan kewaspadaan terhadap akses jarak jauh menjadi sepenting harga itu sendiri. Kasus ini kebetulan gagal; tidak semua akan begitu.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.