Compound Buka Pasar Pinjaman Khusus Institusi, Belah Likuiditas Jadi Dua Lapis
Compound Foundation pada 8 September meluncurkan pasar pinjaman baru yang hanya bisa diakses peminjam institusi, langkah yang secara efektif membelah kolam likuiditas protokol itu menjadi dua lapis terpisah. Di satu sisi tetap ada jalur ritel yang selama ini dikenal; di sisi lain kini ada ruang tertutup khusus bagi pemain besar yang sudah lolos seleksi.
Inti perubahannya bukan sekadar menambah produk, melainkan memberi institusi yang masuk daftar putih (whitelist) perangkat mereka sendiri: kumpulan agunan tersendiri, rasio pinjaman terhadap nilai jaminan yang bisa disesuaikan, dan parameter risiko yang dibuat khusus, semuanya dipisahkan dari sisi ritel.
Kenapa harus dipisah? Keberatan terbesar institusi terhadap DeFi selama ini adalah risiko regulasi. Di pasar yang terbuka bebas, siapa pun bisa ikut tanpa identitas yang jelas, dan itu berbenturan dengan aturan kepatuhan yang mengikat bank atau manajer aset. Dengan membangun ruang berpagar tempat hanya entitas terverifikasi lewat proses KYC yang boleh meminjam, Compound mencoba menyingkirkan hambatan yang selama ini menahan modal teregulasi tetap di luar pintu.
Langkah ini datang tiga minggu setelah Compound memposisikan ulang dirinya di seputar kredit institusional, dan sekitar sebulan setelah pemungutan suara DAO menyetujui program pengembangan senilai $52 juta — pendanaan terbesar sepanjang sejarah protokol. Anggaran dua tahun itu disetujui pada Agustus, dengan $14 juta cair di muka dan sisanya dikunci di balik pencapaian target bertahap. Fokusnya jelas: menggandeng pemain finansial teregulasi, mulai dari bank, manajer aset, bursa, hingga fintech.
Untuk itu Compound merekrut tim eksekutif berlatar keuangan tradisional. Aaron Schnarch, mantan CEO Coinbase Custody, kini menjabat Executive Director, didampingi Christopher Donovan sebagai COO, Steven Liu sebagai CPO, dan Leo Eikelman sebagai CTO. Yayasan itu menyebut sudah mengantongi lebih dari 10 mitra yang terkonfirmasi, dengan pembicaraan berjalan bersama lebih dari 20 calon lain. Di balik layar, program ini membangun perkakas kepatuhan seperti infrastruktur KYC dan AML, brankas berizin, serta kit integrasi agar sistem pinjaman Compound bisa langsung tersambung ke alur kerja institusi.
Angka-angkanya menjelaskan kenapa dorongan ini muncul sekarang. Nilai total aset yang terkunci di Compound saat ini sekitar $1,2 miliar, jauh turun dari puncak $12 miliar pada September 2021. Meski begitu, sejak diluncurkan pada 2018 protokol ini telah memproses sekitar $480 miliar total simpanan dan volume pinjaman, dan mencatat nol kredit macet sepanjang riwayat operasinya. Rekam jejak itulah yang coba dijual ke institusi, ditambah arah baru menuju dukungan aset dunia nyata (RWA) — memungkinkan pinjaman dengan jaminan surat utang negara, obligasi, dan instrumen keuangan tradisional yang sudah ditokenisasi.
Yang belum pasti adalah apakah modal institusi benar-benar mengalir masuk. Bagi pemegang token COMP, pergeseran strategi ini membawa harapan sekaligus risiko: kalau aliran dana besar terwujud, pendapatan dan aset terkunci protokol bisa pulih dari level sekarang; kalau tidak, sebagian ongkosnya sudah telanjur keluar. Struktur anggaran yang dikunci per pencapaian memberi sedikit perlindungan agar $52 juta tak habis tanpa hasil, tetapi $14 juta pertama sudah cair. Sinyal yang layak dipantau ke depan sederhana: bertambahnya mitra yang benar-benar aktif dan naiknya kembali aset terkunci akan menunjukkan taruhan ini berjalan; sebaliknya, angka yang jalan di tempat menandakan cerita masih sebatas rencana.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
