CoinDCX Ditanya Soal Perpindahan Dana Sekitar 16 Juta Dolar dari Dompet Cadangan
Seorang pejabat dari perusahaan keamanan blockchain, Salus, mempertanyakan penjelasan bursa kripto asal India, CoinDCX, soal perpindahan dana sekitar 16 juta dolar AS yang berasal dari dompet yang justru dicantumkan bursa itu sebagai bagian dari bukti cadangannya. Menurut pejabat bernama Darcy itu, dua alamat yang terdaftar dalam bukti cadangan terbaru CoinDCX mengirim sekitar 16 juta dolar dalam bentuk Tether (USDT) ditambah sejumlah TRON (TRX) ke sebuah alamat yang diduga punya kaitan dengan peretas.
Inti dari perdebatan ini sederhana tapi penting untuk dipahami: catatan transaksi di blockchain bersifat terbuka. Siapa pun bisa menelusuri ke mana sebuah dompet mengirim dananya, kapan, dan berapa jumlahnya. Ketika sebuah bursa menerbitkan "bukti cadangan", ia pada dasarnya menunjuk alamat-alamat dompet dan berkata, "ini aset yang kami pegang." Masalahnya, begitu alamat itu diketahui publik, pergerakan dananya juga bisa diawasi publik. Jadi ketika dana dari alamat yang diklaim sebagai cadangan terlihat mengalir ke alamat yang dicurigai milik peretas, pertanyaan langsung muncul: apakah bursa benar-benar masih menguasai dompet itu.
Darcy juga menyoroti sebuah dompet aktif (hot wallet) yang masih terus membagikan 15 TRX untuk biaya transaksi di jaringan sekitar waktu serangan yang disebut CoinDCX. Ia menyebut sebagian dana terkait sampai ke bursa lain seperti Binance, OKX, dan Gate, serta ke alamat yang dikaitkan dengan Huione dan Xinbi. Dari sisi ini, tudingannya tajam: kalau CoinDCX memang tidak diretas, maka aktivitas tersebut justru mengarah pada dugaan bahwa bursa itu menggunakan aset penggunanya.
CoinDCX sebelumnya memberi penjelasan yang berbeda. Bursa itu menyatakan alamat-alamat tersebut adalah dompet lama yang dibuat pada Januari 2025, diretas pada Juli 2025, lalu dinonaktifkan. Menurut mereka, dompet itu terpisah dari operasi yang berjalan saat ini, dana nasabah aman, dan layanan perdagangan maupun investasi tetap berjalan normal.
Yang perlu dicatat, ini masih berupa dua versi cerita yang saling bertentangan dan belum ada kesimpulan independen yang menyatakan mana yang benar. Satu pihak membaca pergerakan dana sebagai tanda masalah; pihak lain membacanya sebagai sisa insiden lama yang sudah ditangani. Hal yang bisa mengubah gambaran ke depan adalah penelusuran lanjutan atas alamat-alamat yang disebut, konfirmasi dari bursa yang katanya ikut menerima dana, atau pembukuan yang menunjukkan dompet mana yang benar-benar aktif. Bagi pengguna, sinyal yang layak dipantau sederhana: apakah penarikan dan perdagangan tetap lancar, dan apakah muncul keterangan resmi yang bisa diverifikasi, bukan sekadar klaim dari masing-masing pihak.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
