CoinDCX Akhirnya Akui Rugi $15,99 Juta dari Dompet Lama yang Sudah Dipensiunkan
Bursa kripto asal India, CoinDCX, mengonfirmasi kerugian sebesar $15,99 juta yang terkait dengan infrastruktur dompet lama yang sudah dipensiunkan. Pengakuan ini muncul hanya beberapa hari setelah CEO-nya, Sumit Gupta, sempat meremehkan laporan soal aliran dana mencurigakan dan menyebutnya sebagai kemungkinan alarm palsu.
Inti ceritanya bukan soal harga pasar yang bergerak, melainkan soal bagaimana uang bisa bocor dari pintu yang dikira sudah ditutup. Menurut penjelasan bursa, ada proses pemindahan dana otomatis yang gagal berjalan. Akibatnya, setoran yang masuk justru menumpuk di alamat-alamat yang sudah tidak lagi dijaga seperti seharusnya. Bayangkan sebuah rekening lama yang mestinya dikosongkan dan ditutup, tetapi ternyata masih terus menerima kiriman — sementara tidak ada lagi yang mengawasinya dengan ketat. Di situlah celahnya terbuka, dan dana yang terkumpul di titik rawan itulah yang akhirnya hilang.
Yang membuat kasus ini menarik untuk diperhatikan adalah perubahan sikap bursa dalam waktu singkat: dari menganggap sinyal keganjilan sebagai kemungkinan kesalahan deteksi, menjadi mengakui angka kerugian yang konkret. CoinDCX menyatakan pihaknya menanggung sendiri kerugian tersebut, bukan membebankannya kepada pengguna.
Untuk pembaca, pelajaran yang bisa dibawa pulang sederhana: risiko di dunia aset kripto tidak selalu datang dari gejolak harga. Kadang justru dari sisi operasional — sistem internal sebuah platform yang keliru, proses otomatis yang macet, atau bagian lama yang lupa dibereskan. Kabar seperti ini biasanya lebih memengaruhi kepercayaan terhadap bursa yang bersangkutan ketimbang arah harga aset secara umum, dan seberapa jauh dampaknya akan bergantung pada bagaimana penanganan serta transparansi lanjutan dari perusahaan tersebut.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
