Chainalysis: Separuh Malware yang Ditanam di Blockchain Kini Buatan Peretas Negara
Perusahaan analitik blockchain Chainalysis menyatakan bahwa operator yang didukung negara kini menyumbang sekitar separuh dari seluruh kode berbahaya yang ditanam di jaringan blockchain publik. Angka itu menandai pergeseran: apa yang dulu banyak dikerjakan penjahat siber biasa, sekarang makin didominasi kelompok yang punya sokongan pemerintah.
Inti persoalannya ada pada cara mereka menyembunyikan "kabel kendali" dari perangkat jahat itu. Biasanya sebuah malware perlu menghubungi alamat pusat komando untuk menerima perintah. Alamat itu dulu dititipkan di situs atau layanan hosting biasa, dan begitu ketahuan, pihak berwenang tinggal meminta penyedia layanan atau pendaftar nama domain mematikannya. Chainalysis menyebut para pelaku kini menaruh alamat pusat komando itu di dalam smart contract dan data transaksi di blockchain.
Di sinilah letak masalahnya, dan ini satu gagasan yang perlu dipegang pembaca: data yang sudah tercatat di blockchain publik dirancang untuk tidak bisa dihapus atau diubah oleh siapa pun. Tidak ada satu perusahaan hosting atau pendaftar domain yang bisa diminta "menutup" catatan itu, karena catatan tersebut tersebar di banyak komputer sekaligus dan bersifat permanen. Sifat blockchain yang selama ini dipuji karena tahan sensor justru dimanfaatkan agar infrastruktur serangan sulit ditumpas.
Yang belum jelas adalah seberapa besar dampak langsungnya ke pasar aset kripto. Temuan ini berbicara soal keamanan dan penyalahgunaan teknologi, bukan soal harga satu aset tertentu, dan payload yang ada tidak memuat instrumen maupun level harga apa pun. Yang perlu diperhatikan ke depan adalah bagaimana bursa, pengembang, dan regulator menanggapi pola penyalahgunaan seperti ini; respons di sisi itulah yang biasanya lebih menentukan sentimen ketimbang berita temuannya sendiri.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
