Bybit Terima Saham Reksa Dana Franklin Templeton sebagai Jaminan Kredit Kripto
Bybit akan mulai menerima saham reksa dana pasar uang tokenisasi milik Franklin Templeton sebagai jaminan bagi kredit trading kripto untuk nasabah institusi yang memenuhi syarat. Intinya sederhana: satu aset kini bisa mengerjakan dua tugas sekaligus — tetap menjadi investasi di reksa dana pasar uang, sekaligus menjadi jaminan untuk meminjam dana buat berdagang — tanpa pemiliknya perlu menjual atau memindahkan aset itu ke bursa.
Untuk memahami kenapa ini menarik, bayangkan cara lama. Kalau seorang investor institusi punya dana yang tertanam di reksa dana dan ingin uang tunai untuk trading, biasanya ia harus menjual sebagian dulu. Begitu dijual, ia berhenti mendapat manfaat dari reksa dana itu. Dengan skema ini, saham reksa dana tidak dijual, melainkan digadaikan sebagai jaminan. Sebagai gantinya investor menerima kredit dalam bentuk stablecoin — Tether (USDT) atau USD Coin (USDC) — yang bisa dipakai berdagang di Bybit. Kepemilikan atas reksa dana tetap di tangan investor, dan aset yang mendasarinya tetap disimpan di kustodian di luar bursa.
Saham yang digadaikan itu diterbitkan lewat platform Benji milik Franklin Templeton. Yang membuat langkah ini terasa sebagai perkembangan, bukan sekadar fitur baru, adalah perluasan fungsi: reksa dana pasar uang tokenisasi selama ini lebih banyak dipakai untuk sekadar disimpan dan diselesaikan (settlement), sekarang mulai dipakai sebagai alat pembiayaan trading.
Sebagai gambaran ukuran, platform Benji tercatat mengelola aset senilai 1,98 miliar dolar AS pada April. Produk sejenis terbesar di pasar, dana BUIDL milik BlackRock, mengelola sekitar 2,2 miliar dolar AS dan sudah lebih dulu diterima sebagai jaminan di sejumlah platform kripto. Jadi Bybit di sini mengikuti pola yang sudah mulai terbentuk, bukan menciptakan sesuatu yang benar-benar sendirian.
Yang belum bisa dipastikan dari kabar ini adalah seberapa cepat dan seberapa luas skema semacam ini benar-benar dipakai. Fasilitasnya ada dan strukturnya jelas, tetapi minat institusi, syarat kelayakan, serta bagaimana nilai jaminan diperlakukan saat pasar bergejolak adalah hal-hal yang baru akan terlihat dari praktik. Sinyal yang layak diperhatikan ke depan adalah apakah makin banyak reksa dana tokenisasi lain ikut diterima sebagai jaminan, dan apakah nilai aset yang benar-benar digadaikan lewat jalur ini tumbuh.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
