Bunga KPR Melonjak ke Level Tertinggi Tiga Tahun, Pasar Rumah Makin Tertekan | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Bunga KPR Melonjak ke Level Tertinggi Tiga Tahun, Pasar Rumah Makin Tertekan

Bunga kredit pemilikan rumah tenor 30 tahun melonjak tajam, kenaikan terbesar dalam empat tahun terakhir, dan kini bertengger di sekitar level tertinggi dalam tiga tahun. Lonjakan ini menjadi pukulan baru bagi pasar perumahan yang sebetulnya sudah lama lesu.

Intinya sederhana: ketika bunga KPR naik, cicilan bulanan untuk rumah yang sama ikut membengkak. Dengan penghasilan yang tidak berubah, calon pembeli jadi mampu menjangkau rumah yang lebih murah saja, atau malah menunda niat membeli. Semakin tinggi bunganya, semakin sedikit orang yang sanggup masuk pasar. Dari situ permintaan rumah melemah, dan tekanan terasa di seluruh rantai, dari penjual sampai pengembang.

Yang membuat kabar ini berbobot adalah kondisi awalnya: pasar rumah memang sedang tertekan sebelum bunga naik. Jadi kenaikan ini bukan datang ke pasar yang kuat, melainkan menambah beban di atas beban yang sudah ada.

Arah ke depan belum pasti dan sangat bergantung pada data. Jika bunga bertahan tinggi atau terus merangkak, tekanan pada minat beli rumah berpotensi berlanjut. Sebaliknya, bila bunga mulai mereda, sebagian calon pembeli yang menahan diri bisa kembali melirik pasar. Yang perlu diperhatikan pembaca adalah ke mana arah bunga bergerak dari sini, karena itulah yang paling menentukan napas pasar perumahan dalam beberapa waktu ke depan.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.