Bunga KPR di AS Naik ke 7,49%, Tertinggi Sejak 2023 | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Bunga KPR di AS Naik ke 7,49%, Tertinggi Sejak 2023

Bunga kredit pemilikan rumah di Amerika Serikat kembali memanjat. Untuk pinjaman rumah tetap bertenor 30 tahun, bunganya naik 19 basis poin menjadi 7,49% pada pekan yang berakhir 2 Oktober — titik tertinggi sejak November 2023.

Angka ini terdengar teknis, tapi dampaknya nyata ke dompet. Sembilan belas basis poin berarti kenaikan sekitar 0,19 persen dari bunga sebelumnya. Pada pinjaman rumah yang jumlahnya besar dan dibayar bertahun-tahun, selisih kecil seperti itu menumpuk menjadi cicilan bulanan yang lebih berat. Semakin tinggi bunganya, semakin mahal biaya meminjam, dan semakin sedikit orang yang sanggup membeli rumah dengan harga yang sama. Itulah kenapa bunga KPR dipakai sebagai salah satu ukuran seberapa panas atau dingin pasar properti.

Ketika biaya meminjam naik setinggi ini, biasanya permintaan rumah ikut mengerem: calon pembeli menunda, dan yang sedang mencicil merasakan beban lebih besar. Karena menyangkut hal sedasar tempat tinggal, isunya cepat merembet ke ranah politik. Kenaikan ini disebut bisa menjadi persoalan bagi kubu Republik menjelang pemilu sela (midterm) — tanda bahwa biaya hidup, termasuk biaya punya rumah, sedang jadi perhatian pemilih.

Yang perlu diawasi ke depan adalah arah bunga ini selanjutnya, karena bergerak mengikuti kondisi ekonomi dan data terbaru. Kalau tren naiknya berlanjut, tekanan ke pasar properti dan ke sentimen konsumen bisa bertambah; kalau mulai mereda, sebaliknya. Arahnya belum pasti dan sangat bergantung pada data yang keluar berikutnya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.