Bos Franklin Templeton: Dana 'Tokenisasi' Belum Tentu Dana Blockchain Sejati | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Bos Franklin Templeton: Dana 'Tokenisasi' Belum Tentu Dana Blockchain Sejati

CEO Franklin Templeton melontarkan kritik tajam: menurutnya banyak dana investasi pesaing yang mengaku sudah "tokenisasi" sebenarnya melewatkan inti dari blockchain. Pesannya sederhana tapi penting untuk dicerna siapa pun yang mengikuti tren aset digital — menempelkan label blockchain pada produk lama tidak sama dengan membangun produk itu di atas blockchain sejak awal.

Bedanya ada di mana catatan kepemilikan itu benar-benar hidup. Pada banyak dana "tokenisasi", buku besar resminya tetap berada di sistem lama; blockchain hanya jadi cerminan atau bungkus di luarnya. Sementara pada dana yang dibangun secara native di blockchain, blockchain itu sendiri yang menjadi catatan utamanya. Dari sinilah muncul klaim efisiensinya: kalau satu catatan bersama bisa dilihat dan diperbarui semua pihak secara langsung, lapisan pencatatan ganda, rekonsiliasi, dan perantara yang biasanya menambah biaya bisa dipangkas. Itu pula yang membuat data kepemilikan bisa tampil mendekati waktu nyata, bukan menunggu proses tutup buku berlapis.

Yang perlu dijaga kepalanya dingin: ini adalah pandangan soal arah dan efisiensi, bukan janji hasil. Klaim penghematan biaya dan data real-time baru akan terbukti lewat seberapa luas model ini benar-benar dipakai dan diterima regulator. Nada industri terhadap gagasan ini cenderung positif, tetapi positif bukan berarti pasti; yang layak dipantau ke depan adalah mana pemain besar yang ikut memindahkan dananya benar-benar ke blockchain, bukan sekadar menambah label.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.