Binance Tanggung Sendiri Kerugian Peretasan $6,3 Miliar, Siapkan Pembukaan Penarikan Bertahap | Labapro News
← Kembali ke News
Market Update

Binance Tanggung Sendiri Kerugian Peretasan $6,3 Miliar, Siapkan Pembukaan Penarikan Bertahap

Binance sedang bersiap membuka kembali penarikan dana secara bertahap setelah peretasan yang menguras aset senilai sekitar $6,3 miliar, dan menegaskan bahwa kerugian itu akan ditanggung perusahaan, bukan nasabahnya. Dalam pembaruan resmi pada 30 Oktober, bursa menyebut penarikan ditargetkan menyala lagi kira-kira 34 jam setelah pengumuman — tapi hanya jika pemeriksaan keamanan, perbaikan, dan validasi sistem yang terdampak sudah benar-benar rampung. Setoran dan layanan lain yang tidak terpengaruh disebut tetap berjalan.

Inti dari seluruh pengumuman ada pada satu kalimat yang ditegaskan manajemen: dana curian itu akan diserap perusahaan, bukan dibebankan ke pengguna. Untuk menutupnya, Binance menyebut telah menyiapkan lebih dari $6,34 miliar dana perusahaan, bersumber dari dana cadangan nasabah (SAFU) dan kas perusahaan. Dari jumlah itu, sekitar $5 miliar sudah dipegang dalam bentuk aset yang sama dengan yang dicuri — mencakup kira-kira 80% kerugian dalam aset seperti USDC, USDT, BTC, ETH, dan BNB — sementara sisanya sedang dibeli lewat pasar dan jalur antar-pihak (OTC) agar jenis dan jumlahnya cocok.

Sebagian dana curian juga berhasil dibekukan. Binance menyebut sekitar $3 miliar telah dibekukan di jaringan, dan analisis independen memverifikasi pembekuan senilai $2,84 miliar per pagi 30 Oktober (waktu UTC), sebagian besar berupa stablecoin USDT dan USDC. Pembekuan ini bisa terjadi karena setiap perpindahan aset kripto tercatat terbuka di jaringan, sehingga alirannya dapat dilacak dan penerbit token maupun bursa lain diminta ikut mengunci dana tersebut. Meski begitu, dana yang dibekukan belum tentu kembali seluruhnya — statusnya masih dalam proses pemulihan.

Soal penyebab, pemeriksaan awal mengarah pada komputer kerja seorang karyawan teknis yang disusupi, yang kemudian dipakai untuk mengajukan perintah penarikan tanpa izin. Penyerang disebut sempat menembus beberapa titik, melewati kontrol persetujuan internal, bahkan menghapus jejaknya. Binance menyatakan tidak menemukan bukti kunci pribadi dompetnya bocor, mengaku sudah menutup celah yang disusupi dan mencabut akses yang terdampak. Inilah alasan penarikan tidak langsung dibuka serentak: pembukaan bertahap memberi waktu memastikan sistem benar-benar bersih sebelum dana bisa keluar lagi. Temuan teknis lanjutan diperkirakan menyusul dalam sekitar 48 jam, diikuti laporan rinci. Sebagai bukti kondisi keuangan, Binance berencana mengambil potret cadangan aset dalam 12 jam ke depan, dengan hasil yang dijadwalkan keluar Senin, 2 November, untuk menunjukkan aset platform dibanding saldo nasabah.

## Kenapa harga kripto ikut turun

Kabar peretasan ini memukul pasar secara luas. Bitcoin tercatat di $77.022, turun 2,15%, sementara Ether di $2.237, turun 1,22%. Lebih dari $1,54 miliar posisi dilikuidasi dalam aksi jual, dan yang paling terpukul adalah posisi beli dengan utang (leverage). Mekanismenya sederhana: ketika harga jatuh, posisi yang dibiayai pinjaman otomatis ditutup paksa karena jaminannya tak lagi cukup, dan penutupan paksa itu menambah tekanan jual sehingga harga turun lebih dalam lagi.

Yang masih menentukan arah ke depan adalah hal-hal yang belum pasti: apakah pemeriksaan keamanan selesai tepat waktu sehingga penarikan benar-benar dibuka sesuai target, seberapa banyak dana beku yang akhirnya bisa dipulihkan, dan apa isi temuan teknis lanjutan serta potret cadangan pekan depan. Tiga titik itu layak dipantau karena masing-masing bisa menggeser kepercayaan pasar — ke arah yang lebih tenang maupun sebaliknya.

Siap ambil peluang market?

Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.

Trading Sekarang
Bagikan artikel ini

Bantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.