Binance Perluas Bukti Cadangan Jadi 44 Token Usai Insiden Pencurian
Binance melaporkan pengisian ulang aset yang dicuri sudah mencapai sekitar 98%, dan pada saat yang sama memperluas snapshot bukti cadangan (proof-of-reserves) dari 10 token menjadi 44 token. Snapshot itu selesai dibuat pada 4 November.
Ide utamanya sederhana: bursa menyimpan aset milik nasabah, sehingga kalau sebagian aset hilang, jumlah yang tersisa tidak lagi cukup menutup kewajiban kepada nasabah. Karena itu bursa harus mengisi ulang kekurangan tersebut agar aset kembali menutupi saldo nasabah. Kerugian dari dana yang dicuri ditangani terpisah. Binance menyatakan akan menanggung seluruh kerugian itu dan sudah menyisihkan dana lebih dari yang dibutuhkan untuk menutupinya.
Untuk 2% yang belum terisi, Binance berencana membeli token melalui pasar dan perdagangan over-the-counter. Token-token ini disebut memiliki likuiditas rendah, sehingga pembeliannya bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraan. Di sinilah kecepatan penyelesaian menjadi hal yang perlu dipantau.
Perluasan snapshot ke 44 token memberi nasabah lebih banyak cara untuk memeriksa dukungan cadangan. Bukti zero-knowledge lengkap diperkirakan membutuhkan 50 sampai 60 jam untuk dibuat. Setelah tersedia, pemegang token yang tercakup bisa memeriksa sendiri apakah saldo akun mereka didukung cadangan minimal satu banding satu.
Kabar ini tidak menyinggung pergerakan harga. Yang akan menentukan arah berikutnya adalah apakah sisa 2% berhasil dipenuhi dalam waktu wajar dan apakah bukti lengkap benar-benar keluar sesuai perkiraan.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
