Binance Janji Tanggung Sendiri Kerugian Peretasan Rp Sekitar 6,3 Miliar Dolar
Binance menyatakan akan menanggung sendiri kerugian lebih dari 6,34 miliar dolar AS setelah salah satu dompet digitalnya dibobol, serangan yang menguras kripto senilai sekitar 6,3 miliar dolar dan membuat penarikan dana ditahan sementara.
Inti kabarnya satu hal: bursa itu bilang uang nasabah tidak ikut hilang, dan berjanji mengganti seluruh nilai yang raib memakai kas perusahaannya sendiri. Dua co-CEO-nya, Richard Teng dan He Yi, sama-sama menyatakan komitmen itu. Teng menyebut perusahaan sudah menyisihkan lebih dari 6,34 miliar dolar, di mana sekitar 5 miliar dolar sudah tersedia dalam bentuk token sepadan seperti Bitcoin, Ether, BNB, Tether, dan USD Coin. Sisanya rencananya dibeli lewat pasar terbuka maupun transaksi langsung antar pihak.
Untuk mengerti kenapa ini bisa terjadi, perlu dipahami apa yang dibobol. Yang kena adalah dompet "panas" milik Binance sendiri — jenis dompet yang selalu terhubung ke internet supaya transaksi bisa berjalan cepat. Justru karena selalu daring, dompet seperti ini paling mudah jadi sasaran. Dari penyelidikan awal, laptop seorang karyawan diduga disusupi lebih dulu. Dari situ penyerang memanfaatkan sebuah mekanisme di jaringan Ethereum bernama EIP-7702. Sederhananya, biasanya setiap perintah pemindahan dana besar harus melewati beberapa lapis izin; celah ini dipakai untuk memberi kuasa lebih luas dari satu persetujuan, sehingga lapisan pengecekan yang semestinya menghadang transaksi tak wajar bisa dilompati.
Tidak semua dana lenyap begitu saja. Sekitar 3 miliar dolar dari kripto yang dicuri sudah berhasil dibekukan di jaringan sampai 30 Oktober, artinya aset itu tertahan dan tidak bisa langsung dicairkan pelakunya.
Yang belum selesai justru bagian yang paling terasa buat pengguna: penarikan dana masih ditutup selama sistem keamanan dibangun ulang dan diuji. Dua hal yang layak dipantau ke depan. Pertama, perusahaan menargetkan laporan bukti cadangan (proof-of-reserves) yang baru pada Senin, 2 November — laporan ini gunanya menunjukkan bahwa bursa benar-benar memegang aset sebanyak yang diklaim, jadi di sanalah janji ganti rugi itu bisa diuji apakah berpijak pada aset nyata. Kedua, tinjauan teknis yang dijanjikan akan terbit setelah investigasi tuntas. Kalau laporan cadangan keluar tepat waktu dan penarikan dibuka kembali, itu sinyal pemulihan berjalan; kalau jadwalnya molor, itu pertanda prosesnya masih bermasalah. Sampai kedua hal itu jelas, gambarannya memang belum tuntas.
Install aplikasi Labapro dan mulai trading dari satu platform multi-asset.
Trading SekarangBantu trader lain membaca update market Labapro. Preview share memakai title, image, dan description artikel ini.
